Rahasia Arsitektur Ryzen sehingga Murah dengan Core Banyak


Share

Dalam jajaran prosesor mainstream, AMD memperkenalkan Ryzen series yang pada kemarin (27 Juni 2017) lengkap sudah jajarannya dari Ryzen 7, Ryzen 5, dan Ryzen 3. Pada kelas HEDT, AMD memperkenalkan Ryzen Threadripper yang digadang-gadang akan mengubah susunan peta persaingan di kelas HEDT. Pada kelas enterprise, AMD memiliki andalan dengan nama EPYC. Lalu apa bedanya? Kenapa Intel sampai memberikan pernyataan di slide resminya bahwa EPYC itu adalah Ryzen yang ditempel menjadi satu. Jadi Ryzen itu EPYC, EPYC itu Ryzen? Untuk menjawab hal tersebut kita harus membahas mengenai arsitektur Ryzen.

AMD menyebut arsitekturnya sebagai “Zen”. Secara singkatnya arsitektur Zen terdiri atas beberapa CPU Complex yang AMD sebut sebagai CCX. Setiap CCX berisikan sebuah unit modular yang terdiri hingga 4 core yang terhubung oleh sebuah L3 Cache yang digunakan bersama. Oleh karena arsitektur ini, Ryzen dapat memiliki jumlah L3 Cache yang relatif lebih besar dibandingkan pesaingnya karena setiap CCX memiliki 8MB L3 Cache.

Berikut adalah gambar untuk Ryzen 7

Pada gambar tersebut dapat dilihat Ryzen 7 terdiri atas 2 CCX, masing-masing berisikan 4 core sehingga Ryzen 7 memiliki 8 core. Karena terdapat 2 CCX, maka terdapat 16MB (2x 8MB) L3 Cache. Kasarnya, AMD menempelkan 2 prosesor 4 core menjadi 1 prosesor 8 core. Terkesan caranya kurang elegan, tetapi dengan cara ini, AMD dapat dengan mudah menambahkan jumlah core yang diperlukan untuk setiap jajaran produknya. Itulah salah satu alasan kenapa prosesor AMD bisa lebih murah dibandingkan dengan prosesor Intel yang memiliki jumlah core yang sama. Bisa dibayangkan, Ryzen Threadripper 16-core dapat diproduksi relatif lebih mudah dengan cara “menempelkan” 2 Ryzen 7. Sedangkan prosesor EPYC itu dengan merekatkan hingga 8 CCX Ryzen 7 ke dalamnya. Hal ini tentu mempermudah proses produksi prosesor karena dengan tahap yang sama bisa dihasilkan beberapa prosesor.

Berdasarkan hal di atas, CMIIW, berikut adalah gambaran prosesor Ryzen
Ryzen Threadripper 1950X memiliki 4 CCX 4-core + SMT sehingga terdapat 16-core 32-thread kemungkinan 32MB L3 cache
Ryzen 7 1800X memiliki 2 CCX 4-core + SMT sehingga terdapat 8-core 16-thread 16MB L3 cache
Ryzen 5 1600X memiliki 2 CCX 3-core + SMT sehingga terdapat 6-core 12-thread 16MB L3 cache
Ryzen 5 1500X memiliki 2 CCX 2-core + SMT sehingga terdapat 4-core 8-thread 16MB L3 cache
Ryzen 5 1400 memiliki 1 CCX 4-core + SMT sehingga terdapat 4-core 8-thread 8MB L3 cache
Ryzen 3 1300X memiliki 1 CCX 4-core sehingga terdapat 4-core 8-thread 8MB L3 cache
Ryzen 3 1200 memiliki 1 CCX 4-core sehingga terdapat 4-core 8-thread 8MB L3 cache.

Berdasarkan itu, bisa kita gambarkan bahwa Ryzen Threadripper yang selanjutnya menyusul adalah 12-core 24-thread dengan spesifikasi 4 CCX 3-core + SMT dan 32MB L3 cache. AMD bisa saja membuat prosesor dengan spesifikasi 4 CCX 2-core + SMT, tetapi tentu performa akan berbeda tipis dengan Ryzen 7 serta akan membuat bingung banyak konsumen.
Saya cukup yakin bahwa EPYC adalah Ryzen yang ditempel menjadi satu, atau jika ingin dibalik Ryzen sebenarnya adalah EPYC yang dikurangi spesifikasinya. Bisa dilihat langsung di halaman resmi AMD, EPYC 7601 32-cores 64-thread 64MB L3 cache kemungkinan adalah 8 CCX 4-core + SMT.

Sehingga teorinya, dengan arsitektur Zen, AMD bisa saja menambahkan jumlah core sebanyak-banyaknya, tentu dengan ukuran die yang akan semakin lebih besar, bisa dilihat ukuran Ryzen Threadripper, kurang lebih dua kali ukuran prosesor Ryzen.

Artikel Terkait: