top banner ulasan top banner ulasan

Windows 10 Pro for Workstation karena Windows 10 Pro Saja Tidak Cukup

Windows 10 Pro for Workstations

Share

Microsoft akhirnya secara resmi memperkenalkan Windows 10 Pro for Workstation. Sesuai dengan namanya, Windows 10 Pro for Workstation didesain secara khusus untuk server grade PC Hardware dan Power User. Windows 10 Pro for Workstation menawarkan skalabilitas untuk mesin yang memiliki jumlah logical core serta RAM yang sangat banyak. Sesuai dengan perkembangan processor HEDT yang memiliki hingga 36-thread serta 128 GB RAM.

Terdapat 4 perubahan besar yang dilakukan Microsoft agar dapat mendukung high-end PC Hardware. Resilient File System (ReFS) akan diaktifkan sebagai default, memberikan ketahanan lebih dari data corruption, dan optimasi dalam mengelola data dalam jumlah besar serta auto-correcting. Windows 10 Pro for Workstation juga akan memasukkan dukungan untuk non-volatile memory modules (NVDIMM-N) dengan presistent memory. Artinya kecepatan baca dan tulis akan dipertahankan secepat mungkin serta memungkinkan data tetap ada sekalipun workstation dimatikan.

Microsoft juga menambahkan dukungan file yang lebih cepat ke dalam Windows 10 Pro for Workstation. Memanfaatkan SMB Direct, Microsoft mendukung Remote Direct Memory Access (RDMA) sehingga network adapter dapat beroperasi dengan latency yang rendah tanpa membebani penggunaan CPU,. Memungkinkan peningkatan kecepatan file transfer.

Dan akhirnya, Microsoft memperluas dukungan Hardware pada Windows 10 Pro for Workstation. Processor server grade serperti Intel Xeon ataupun AMD Opteron akan didukung hingga 4 processor (iya 4 processor dalam satu motherboard) serta 6TB RAM. Sebagai perbandingan, Windows 10 Pro dibatasi kemampuan hingga 2 processor dan 2TB RAM, menjelaskan posisi Windows 10 Pro for Workstation untuk Power User yang sebenarnya. Windows 10 Pro for Workstation akan hadir bersama dengan Update Windows 10 Fall Creator tahun ini.

Artikel Terkait: