Tips Meningkatkan Performa PC atau Laptop Gaming


Mungkin terkadang saat kita memainkan Game di PC ataupun laptop terdapat kendala misalnya terasa lambat, nge-lag dan sebagainya, sebenernya banyak faktor yang membuat performa PC Gaming kita terhambat, oleh karena itu mungkin Kalian bisa mengikuti sedikit tips berikut ini untuk meningkat Performa PC atau Laptop Gaming Kalian, sehingga Kalian bisa nyaman memainkan game favorit  .

Perbarui Driver Kartu Grafik
Secara umum ada 3 GPU yang paling banyak digunakan: Intel Graphic, Nvidia GeForce, dan AMD Radeon. Periksa jenis grafik yang digunakan. Buka kolom search lalu ketik “Device Manager”, pada “Display adapters” lihat kartu grafik yang digunakan lalu bisa kunjungi website resmi masing-masing vendor untuk mendownload driver terbaru. Perbaruan driver seringkali meningkatkan performa kartu grafik terutama untuk game terbaru, tapi tidak jarang juga membawa peningkatan performa secara keseluruhan. Update Driver menjadi cara paling sederhana dan tidak mengeluarkan biaya tambahan kecuali akses Internet. Pada Windows 10, perbaruan Driver bisa dilakukan secara langsung melalui Windows Update.

Optimisasi Software
Meskipun tidak ada program yang dibuka, belum tentu tidak ada program yang berjalan di belakang layar. Sebut saja program seperti Anti-Virus, Spotify, Steam, Line, bahkan OneDrive ataupun Google Drive yang secara otomatis akan berjalan di belakang layar saat pertama kali PC dinyalakan. Mungkin ada yang juga menggunakan Discord atau TeamSpeak untuk berkomunikasi dalam permainan. kurang lebih, program itu akan mempengaruhi penggunaan sumber daya PC seperti penggunaan Processor dan RAM. Pada PC dengan spesifikasi Sultan, pengaruhnya mungkin sangat kecil hingga bahkan tidak terasa perbedaannya. Cara paling gampang untuk melihat program yang berjalan di belakang layar adalah dengan melihat di “Task Manager” lalu ke “Startup”. Semua program di “StartUp” akan otomatis aktif saat komputer pertama kali menyala dan akan terus aktif di belakang layar.Matikan program yang jarang digunakan sehingga tidak langsung otomatis berjalan di belakang layar. Pilih program yang jarang digunakan dan klik disable. Tapi ingat, Tim Ulasan tidak menyarankan mematikan Anti-Virus karena meskipun Anti-Virus akan mempengaruhi performa tapi keamanan PC tetap menjadi nomor 1.

Optimisasi Pengaturan Permainan
Hanya para sultan yang tidak perlu memikirkan pengaturan permainan, yang penting rata kanan. Tapi bagi sebagian besar orang, pengaturan permainan memberikan pengalaman bermain yang menyenangkan. Tentu kualitas grafis maksimal akan lebih memanjakan mata, tapi kualitas maksimal menuntut performa tinggi, sehingga perlu dilakukan pengaturan agar kualitas grafis tidak mengganggu kelancaran dalam bermain. Jika tidak mau pusing, ubah preset grafik menjadi “Auto”. Kalian bisa juga coba mengaturnya sendiri sesuai dengan keinginan sendiri. Selalu mulai dari preset yang disarankan pada “Auto” lalu tingkatkan kualitas grafik sedikit-sedikit hingga dicapai tampilan paling baik dan performa yang pas. Pengaturan Resolusi, Texture, Shadow, dan Anti-Aliasing akan sangat mempegaruhi performa permainan, jika memang ingin bermain dengan lancar, kalian bisa mengorbankan resolusi, texture, shadow, dan anti aliasing. Meskipun grafik yang ditampilkan akan menjadi mengkotak-kotak dan sangat 2D, tapi stabilitas dalam permainan akan meningkat. Pada beberapa permainan bahkan ada pilihan penggunaan API seperti DirectX 11, DirectX 12, OpenGL, Vulkan, atau Mantle. Silahkan dicoba sendiri pengaturan yang paling sesuai karena meskipun Vulkan dan DirectX 12 merupakan API terbaru, bukan berarti akan selalu meningkatkan performa dan stabilitas permainan.

High-Performance Power Plan
Pengaturan Power Plan biasanya umum dijumpai pada pengguna laptop karena laptop sekarang didesain agar bisa menemani penggunanya seharian. Tentu agar dapat menemani pengguna seharian, para manufaktur laptop sering kali mengakalinya dengan membuat power plan sendiri yang tidak terkadang sangat mengorbankan performa untuk mencapai target. Biasanya laptop akan otomatis mengubah pengaturan daya tergantung kondisinya. Bila pengguna menggunakan baterai, sistem akan langsung mengubah menjadi mode hemat energi dan bila pengguna mencolokkan daya, sistem akan langsung mengubah menjadi mode performa tinggi. Pada mode hemat energi, biasanya sistem akan mengurangi kecepatan processor dan menggunakan iGPU yang relatif lebih hemat daya. Sedangkan pada mode performa tinggi, sistem akan memberikan 100% performa processor dan memperbolehkan penggunaan dedicated GPU. Semuanya bisa diatur sendiri, kalian tinggal klik start, lalu ketik “Power Plan” lalu pilih “Choose a Power Plan”. Kalian tinggal pilih kebutuhan seperti “Power Saver” dan “High Performance”.

Atur PC untuk “Best Performace”
Tampilan indah dan performa jarang sekali bisa diperoleh bersamaan, jadi pengguna akan diminta untuk memilih performa tinggi atau tampilan yang indah. Windows tentu ingin penggunanya menikmati UI yang interaktif, tapi ingat animasi tersebut memakan resource PC. Pengguna bisa mematikan semua efek animasi agar komputer menjadi lebih responsif. Untuk mengubahnya, kalian tinggal Klik Start dan ketik “System Settings” pilih “View Advance System Setting”. Pada bagian “Performance” klik Settings”, pilih “Adjust for best perfromance” dan klik OK. Tampilan sekarang mungkin tidak lagi menjadi interaktif seperti sebelumnya tapi performa keseluruhan PC akan meningkat.

Lakukan Perawatan Rutin Berkala
Perawatan rutin berkala sangat penting untuk menjaga perangkat elektronik tetap berada dalam kondisi optimum nya. Bersihkan debu dari sistem sehingga aliran udara bisa mendinginkan komponen di dalamnya dengan baik. Maintenence HDD dengan melakukan Defragment dan Optimisasi SSD secara berkala, tim ulasan menyarankan setidaknya melakukan perawatan HDD dan SSD setiap 6 bulan sekali. Lakukan scan malware secar rutin untuk memeriksa malware yang mungkin memakan resource di belakang layar. Pada pengguna PC, untuk mempermudah perawatan, disarankan untuk memilih casing yang memiliki saringan debu agar sebagian besar debu yang tertahan bisa dibersihkan dengan relatif mudah.

Upgrade Hardware
Kalau memang performa dirasa masih kurang, langkah satu-satunya adalah dengan melakukan pembaruan hardware. Bagi PC, semua bagian bisa diupgrade dan pastikan kompabilitas hardware dengan yang lainnya. Tapi pada laptop pilihan pembaruan sangat terbatas. Pada PC, upgrade Graphic Card akan mengubah keseluruhan performa grafik secara signifikan. Untuk Laptop, sekarang ada opsi untuk menggunakan external GPU via Thunderbolt 3.0 sehingga akan meningkatkan performa grafik terutama pada laptop. Menggunakan RAM dual-channel juga akan membantu meningkatkan performa sistem. RAM minimum untuk game AAA terbaru biasanya 8 GB. Jadi disarankan menggunakan kit 2x4GB dual-channel. Menggunakan SSD sebagai media penyimpanan akan meningkatkan performa sistem secara keseluruhan. Bisa dibilang 1 SSD bisa membuat PC Potato serasa PC Sultan dalam aktivitas ringan. Tapi SSD tidak akan menambah frame rate Game kamu, yang akan terasa adalah loading screen game yang lebih cepat.

Advance Methode
Metode yang ini biasanya bisa meningkatkan performa terutama pada PC desktop secara gratis, tapi tidak disarankan bagi pengguna awam karena pengaturan berada di BIOS dan UEFI. Kalian bisa melakukan update BIOS menjadi yang terbaru. Update tersebut biasanya menambahkan dukungan fitur, seperti contohnya motherboard skylake bisa update ke BIOS terbaru untuk mendukung processor Kaby Laked dan RAM DDR4-2400 dari sebelumnya DDR4-2133 pada seri Skylake. Kalian bisa juga melakukan Overclocking RAM dan CPU, sekali lagi tidak disarankan pengguna awam karena bisa membuat komponen mati total atau Brick akibat pengaturan tegangan yang salah atau overheating. Bisa juga melakukan Overclock GPU kalian untuk performa tambahan melalui software seperti MSI Afterburner. Atau mungkin mengatur kecepatan kipas CPU dan GPU menjadi 100% agar komponen selalu dingin dan memberikan 100% performanya setiap saat.

Share