Ulas Sapphire Radeon RX Vega 56


Team Ulasan kali ini mengulas Sapphire Radeon RX Vega 56 untuk versi reference design langsung dari AMD dengan ciri khas menggunakan reference style blower. Ada yang suka dengan desain blower karena bentuknya yang unik dan ada yang tidak suka karena bentuk yg tidak berubah dari pendahulunya. Tapi setidaknya VGA Card ini mempunyai backplate yang kokoh sehingga bisa mencegah bending dan membantu pendinginan pada komponen komponen yg ada pada rx vega ini. GPU card ini menggunakan 2 konektor daya 8-pin dan direkomendasikan untuk menggunakan PSU 650 W. VGA Card ini juga mempunyai GPU Tachometer yang fungsinya memberikan indikator jika VGA Card ini digunakan, pada kondisi full load, semua indikator nya akan menyala. selain itu light colornya bisa diganti menjadi merah atau biru, atau jika kalian gak suka fitur ini kalian juga bisa mematikannya dengan menggeser switch on/off yang ada pada bagian belakang PCB. selain itu VGA ini juga mempunya fitur dual bios seperti vga radeon reference biasanya.Pada bagian I/O nya Terdapat 4 port display yang terdiri atas 1 port HDMI 2.0b dan 4 DisplayPort 1.4

Baca Juga:  Benchmark Nvidia Titan V Di Overclock

Melalui port HDMI 2.0b kalian bisa mendapatkan resolusi hingga 4.096 x 2160 atau biasa disebut sebagai 4K dengan refresh rate 60Hz. Sedangkan bila kalian memiliki monitor dengan resolusi lebih tinggi kalian dapat memanfaatkan DisplayPort untuk mendapatkan resolusi 5120 x 2880 dengan refresh rate 60Hz.

rx vega

Terdapat 56 Next-Gen Compute Units di mana Setiap Compute Unit memiliki 64 Stream Processors sehingga Vega 56 memiliki total 3.584 Stream Processor. Memiliki Base Clock sebesar 1.156 MHz dan Boost Clock sebesar 1.471 yang dipasangkan dengan memory 8 GB berteknologi HBM2 untuk menyediakan bandwidth memory sebesar 410 GB/s. Penggunaan teknologi HBM2 menjadi sedikit kontroversial karena dirumorkan menjadi salah satu penyebab kelangkaan dari kartu RX Vega.

Baca Juga:  Hilangnya Dukungan SLI pada Nvidia Titan V, Pertanda Akhir dari Teknologi Multi GPU?

Rig yang dipakai untuk benchmark adalah cpunya core i7 6700k yang berjalan pada 4.5GHz, memorynya G.skill tridentz RGB 2x8gb 3200c16, PSUnya XFX xtr 750 watt, coolingnya Antec H1200, Mobonya Asus Maximus viii Formula.

Benchmark:

Games Benchmark 1080P 2160P
Grand Theft Auto 5 104 48
Rise of the Tomb Raider 99 38
Ashes of the Singularity 85 62
Civilization VI 16 17
Baca Juga:  AMD secara Resmi Merilis Radeon RX 560 (lagi) versi 14 Compute Unit

 

Synthesis Benchmark 1080P
Fire Strike 15.647
Fire Strike Extreme 8408
Fire Strike Ultra 4579
Fire Strike Time Spy 5977
3DMark 11 20561
Fire Strike Time Spy 5977
Heaven 2.1 4830
Heaven 4 2414

Dipatok dengan harga Rp. 8.185.000 di enterkomputer.com membuat Vega 56 sedikit dibawah GTX 1080 dan jauh diatas GTX 1070, untuk mengenai desainnya, ada beberapa yang menyukai reference dan ada beberapa yang tidak suka reference karena cooling yang kurang optimal. sebenernya fan bisa di set ke 50-75 untuk mendapatkan pendinginan yang optimal, tapi memang agak berisik, untuk performance bisa dikatakan cukup baik untuk game game kekinian, setidaknya jika kalian memakai VGA Card ini, cukup dipakai sampai 3 tahun kedepan.

Artikel Terkait:

Share