Foto Fisik Processor Kolaborasi AMD dan Intel Beredar

Intel AMD Radeon MCP

Pengguna Twitter @BitsAndChipsEng punya bocoran foto yang menampakkan bukti fisik processor hasil kolaborasi AMD dan Intel. Kita coba analisis semampunya dari gambar tersebut. Pertama, dari gambar tersebut bisa dilihat kalau processor ini punya bentuk fisik yang sama dengan gambar render yang sudah beredar selama ini, bentuknya yang memanjang ini berarti sudah pasti perlu sistem pendinginan yang baru dan soket yang baru juga.

Intel AMD Radeon

Kedua, processor itu sudah masuk tahap pengujian karena bentuk fisiknya sudah ada, berarti sudah melewati tahap desain awal dan kolaborasi ini berarti sudah berjalan sejak lama dan kepindahan Raja Koduri ke Intel juga semakin memperkuat kemungkinan ini.

Ketiga, processor ini sepertinya lebih ditujukan ke laptop karena pada test board, RAM yang digunakan berukuran SO-DIMM, format yang paling banyak digunakan pada laptop. Anehnya power phase yang ada di sekitar processor jumlahnya tergolong banyak kalau memang akan digunakan pada laptop. Konsumsi dayanya berarti akan sangat besar dan panas yang dihasilkan akan besar. Tentu mungkin di test board ini hanya sedang diuji kemampuan maksimalnya.

Keempat, processor ini sepertinya tidak menggunakan socket, tapi langsung dibenamkan pada test board. Kalau memang digunakan untuk notebook, tentu hal yang biasa, tapi apakah ini berarti PC Desktop tidak akan kebagian processor ini? Atau mungkin Intel memiliki strategi baru untuk menjual secara paket mainboard dengan processornya?

Kelima, jumlah SO-DIMM yang ada 2 keping, besar kemungkinan Intel masih tetap mempertahankan konfigurasi dual-channel.

Karena bentuk fisiknya sudah ada, dan besar kemungkinan sudah berada pada tahap pengujian, berarti kalian bisa berharap kalau processor kolaborasi Intel dan AMD akan hadir dalam waktu yang dekat. Jika sukses di pasar, hanya Nvidia yang akan tertinggal dalam gerbong kereta ini.

AMD bisa bangkit karena mereka mengendalikan prosessor dan GPU, Intel kuat di segmen CPU, sedangkan Nvidia hanya kuat di segmen GPU. Kalau ternyata Intel dan AMD saling mengoptimisasi cara kerja setiap sistem hingga tingkat silikon, sudah pasti Nvidia harus harap-harap cemas.

Share