top banner ulasan top banner ulasan

Razer Turun Gunung Menghadapi Gamers Smartphone

Razer

Razer yang dikenal sebagai merek gaming untuk gamers kelas atas akhirnya ikut bergabung dalam pasar Smartphone yang menyasar gamers secara spesifik. Bermain game di smartphone belakangan ini semakin digemari oleh banyak lapisan masyarakat selain karena kemudahannya dalam bermain, smartphone tetap setia di dalam kantong kalian dan bisa dimainkan kapan saja, di mana saja. Sebut saja permainan seperti Mobile Legends ataupun Arena of Valor yang konsep permainannya mirip dengan DOTA 2 di PC tapi disesuaikan agar dapat selesai dalam 10-15 menit setiap permainannya.

Razer Smartphone

Bermain game di Smartphone umumnya mengalami keterbatasan dalam hal ukuran layar, kualitas audio, kapasitas baterai, dan performa permainan. Sebut saja ponsel flagship Samsung Galaxy Note 8, ponsel tersebut punya ukuran layar yang nyaman dan performa memumpuni, tapi kapasitas baterai yang terbatas dan kemampuan audio yang masih mono. Razer berusaha mengisi kekosongan segmen ini pada smartphone.

Razer menggunakan ukuran layar 5,72-inch Quad HD IGZO LCD dengan refresh rate 120Hz untuk tampilan yang lebih fluid. Dibenamkan juga teknologi layar UltraMotion yang memiliki teknologi adaptive refresh yang disinkronisasikan pada GPU untuk menghilangkan lag dan tearing pada layar. Mirip dengan teknologi AMD FreeSync dan Nvidia G-Sync memantapkan Razer sebagai merek gaming.

Teknologi tersebut dipasangkan dengan SoC Qualcomm Snapdragon 835 dengan RAM 8GB yang sekali lagi Razer kombinasikan dengan desain yang berfungsi untuk mengurangi throttling dan memaksimalkan performa dalam bermain.

Tidak lupa juga ponsel tersebut dilengkapi dengan baterai besar berukuran 4.000 mAh dengan teknologi Qualcomm Quick Charge 4+. Baterai sebesar itu kalau hanya dipakai untuk kegiatan sehari-hari sudah pasti lebih dari cukup, tapi mengingat ponsel ini ditujukan untuk kegiatan gaming, 4000 mAh yang berarti tidak perlu harus bermain dekat dengan charger. Kalaupun perlu dicas, teknologi Quick Charge 4+ mempersingkat waktu yan diperlukan.

Untuk urusan Audio, Razer membenamkan teknologi Dolby Atmos untuk menghadirkan kualitas audio cinematik yang disalurkan melalui speaker dengan dua amplifier khusus. Diberikan juga adapter USB-C audio dengan sertifikasi THX untuk kualitas 24-bit DAC untuk kualitas suara bagi audiophile. Sepertinya tren untuk menghilangkan audio jack pada smartphone akan tetap berlanjut.

Artikel Terkait:

Share