top banner ulasan top banner ulasan

Cara Memilih RAM yang Tepat untuk Kamu

RAM

Memilih RAM sebenarnya susah-susah gampang karena selain dari kapasitas RAM yang dimiliki, ada hal lainnya yang perlu kalian pertimbangkan sebelum membeli RAM yang sesuai dengan kebutuhan. Sebagian besar pertimbangan membeli RAM dipengaruhi oleh motherboard yang dibeli.

Memilih RAM DDR3 dan DDR4

Pertama, dari motherboard kalian harus mempertimbangkan versi RAM yang kalian perlukan. Sistem dengan Intel Skylake bisa memilih RAM DDR3 dan DDR4, tergantung dari motherboard yang digunakan. Sedangkan kalau kalian menggunakan AMD yang diluncurkan sebelum tahun 2017, besar kemungkinan hanya mendukung RAM DDR3 saja.

Kedua, karena pengaruh versi RAM, ada juga pengaruh kecepatan memory yang sering disebut memory clock. DDR3 sendiri memiliki pilihan clock dari 800 MHz, 1066 MHz, 1333 MHz, 1600 MHz, 1866 MHz, dan 2133 MHz. Sudah tertebak pastinya, semakin tinggi memory clock, semakin besar performa yang didapatkan. DDR4 adalah versi terbaru yang bisa kalian dapatkan pada saat artikel ini dibuat, pilihan memory clock yang ada juga lebih tinggi, mulai dari 1600 MHz, 1866 MHz, 2133 MHz, 2400 MHz, 2666 MHz, 2933 MHz, 3200 MHz, bahkan ada yang terbaru yang bisa mencapai 4200 MHz.

Ketiga adalah cache latency. Bahasa sederhananya adalah waktu yang dibutuhkan RAM tersebut untuk mengakses informasi yang dibutuhkan. Semakin kecil semakin baik, DDR3 secara keseluruhan memang memiliki latency yang lebih rendah dibandingkan dengan DDR4, tapi ingat kalau digabungkan dengan memory clock yang ada, performa DDR4 akan lebih tinggi dibandingkan dengan DDR3.

Keempat adalah platform yang kalian pakai. Ini harus langsung ditanyakan kepada vendor masing-masing. Meskipun vendor sama, ada motherboard versi tertentu yang bisa memiliki memory clock yang lebih tinggi dibandingkan dengan motherboard lain meskipun RAM yang digunakan sama. Kalau kalian mengeluarkan uang banyak untuk membeli DDR4-4200MHz, pastikan motherboard yang kalian punya memang bisa dipakai pada 4200MHz, jangan sampai motherboard kalian ternyata “hanya” bisa mengeluarkan 3200 MHz.

Memilih RAM DIMM dan SODIMM

Kelima adalah bentuk atau form factor. RAM komputer dan laptop bentuknya berbeda. RAM komputer biasa disebut DIMM memiliki bentuk fisik yang lebih panjang dibandingkan dengan RAM laptop, yang disebut SO-DIMM. Performanya, secara teori akan sama kalau memiliki konfigurasi memory clock serta latency yang sama.

Keenam adalah banyaknya stik RAM yang kalian butuhkan. Idealnya, 2 stik RAM akan memiliki performa lebih baik dibandingkan dengan 1 stik RAM. Dengan membeli 2 stik RAM kalian akan memiliki konfigurasi dual-channel yang secara teori memberikan bandwidth dua kali lebih besar dibandingkan dengan 1 stik. Kalau kalian punya 4 slot memory, selalu pasang selang-seling agar bisa memakai konfigurasi dual-channel. Kalau kalian punya 2 slot memory, cukup pasangkan saja.

Apapun memory yang kalian pilih, asal konfigurasinya sama, teorinya akan memiliki performa yang sama. Tentu ada faktor lainnya yang harus dipertimbangkan seperti faktor kualitas pendinginan.

Artikel Terkait:

Share