top banner ulasan top banner ulasan

Kaleidoskop CPU 2017


2017 sepertinya adalah tahun spesial untuk prosessor karena menjadi awal penanda kembalinya AMD di pasar prosessor yang selama ini dikuasai oleh Intel di segala segmen.

Kaby Lake
Langsung saja kita mulai dari awal tahun 2017, tepatnya pada bulan Januari. Intel membuka tahun dengan meluncurkan prosessor 14nm miliknya yang memiliki kode nama Kaby Lake. Peluncuran Kaby Lake cukup mengejutkan karena Intel membolehkan prosessor generasi ke-7 ini untuk bisa dipakai di motherboard generasi ke-6. Seakan mematahkan tradisi yang telah lama dibuat Intel. Generasi ke-7 ini selain menawarkan peningkatan performa, ada juga tambahan fitur untuk Intel Optane yang akan membuat HDD serasa seperti SSD. Prosessor yang paling terkenal dari generasi ke-7 bisa dibilang unik, bukan Core i7, bukan Core i5, bahkan bukan Core i3, tapi dari jajaran Pentium, yaitu Pentium G4560 yang akhirnya hadir dengan 2 core 4 thread seperti Core i3 tapi dengan harga yang miring dan beberapa fitur dihilangkan.

Ryzen 7
Setelah lama orang menunggu dengan bocoran-bocoran serta event yang diadakan oleh AMD, akhirnya pada bulan Maret AMD meluncurkan prosessor 8 core 16 thread pertama untuk kelas konsumer dengan kode nama Summit Ridge yang dikenal dengan Ryzen. Pada awal gelombang peluncurannya, keluarga Ryzen 7 mulai dari 1700, 1700X, dan 1800X hadir untuk konsumer. AMD mengklaim bahwa prosessor ini bahkan bisa melawan prosessor HEDT Intel pada saat itu dengan harga nyaris setengahnya. Posisi harga Ryzen 7 sendiri dipasang untuk bisa bersaing dengan Core i7 milik Intel. Meskipun untuk produktivitas Ryzen 7 tidak ada lawannya, tapi untuk produktivitas tidak ada orang yang meragukan 8 core 16 thread yang diusungnya. Banyak yang bilang Ryzen 7 1700 jadi pilihan yang paling masuk akal karena pada saat dioverclock performa yang dicapai sama atau bahkan hanya berbeda tipis dengan 1800X sekalipun.

Ryzen 5
Pada bulan April, AMD masih terus meluncurkan keluarga selanjutnya dari Ryzen, yaitu Ryzen 5 yang terbagi atas 4 core 8 thread dan 6 core 12 thread yang menyasar Core i5 milik Intel.
Ryzen 5 1400 dan 1500X jadi lini yang memiliki 4 core dan 8 thread, sedangkan Ryzen 5 1600 dan 1600X jadi lini yang memiliki 6 core dan 12 thread. Dengan jumlah thread sebanyak itu, gaming tentu bukan fokus utamanya, tapi lebih ke PC produktivitas atau mungkin streamer dengan budget terbatas. Untuk lini 4 core 8 thread, Ryzen 5 1500X jadi pilihan banyak orang karena punya base clock yang lebih tinggi dengan L3 Cache dua kali lipat. Sedangkan Ryzen 5 1600 jadi pilihan banyak orang karena harganya yang lebih murah dan kalau di overclock bisa mendekati performa 1600X.

Sky Lake-X & Kaby Lake-X
Bulan Juni jadi bulan yang cukup kontroversial bagi Intel saat meluncurkan prosessor HEDT dengan kode nama Sky Lake-X dan Kaby Lake-X karena untuk pertama kalinya Intel memasukkan Core i5 yang memiliki 4 core 4 thread dalam lini HEDT. Sebenarnya hal tersebut tidak jadi masalah, tapi yang dipermasalahkan banyak orang adalah motherboard yang dipasangkan dengan prosessor tersebut. Mengingat Motherboard X299 mampu menghadirkan 44 PCI-e lanes dan quad-channel Memory. Tapi Core i5 dan Core i7 hanya mampu menghadirkan 16 PCie lane yang bisa dipakai. Sudah pasti akan jadi lelucon. karena VGA mid end keatas memerlukan 16 PCIe-lane. Tapi jangan salah, prosessor HEDT Core i9-7900X jadi opsi terbaik pada saat diluncurkan, dengan 10 core dan 20 thread, belum ada prosessor di kelas HEDT yang mampu melawan prosessor ini.

Ryzen 3, APU & Seri Athlon
Di bulan Juli, Ryzen kembali meluncurkan Ryzen 3, APU dan seri Athlon. Yang jadi bintang sudah tentu adalah Ryzen 3 yang memiliki 4 core 4 thread dan harganya bersaing langsung dengan Core i3. Tidak diragukan lagi sampai video ini dibuat, prosessor Ryzen 3 jadi pilihan banyak orang yang ingin punya 4 core 4 thread. Lini APU dan Athlon yang diluncurkan juga bisa digunakan pada motherboard dengan socket am4.

Ryzen Threadripper
Di bulan Agustus ini Intel dan AMD meluncurkan prosessor milik mereka, tapi yang jadi bintang di sini sudah tentu adalah Ryzen Threadripper. Terlepas dengan nama Threadripper yang terdengar unik, Prosessor ini bisa dibilang adalah prosessor HEDT yang akan melawan langsung dengan HEDT Intel yang telah meluncur sebelumnya. Ryzen Threadripper sendiri menawarkan pilihan 16 core 32 thread, 12 core 24 thread, dan 8 core 16 thread dan dukungan PCIe hingga 64 lanes. Seakan menaburkan garam pada luka Intel, AMD membandrol harga Ryzen Threadripper 1950X sama dengan Core i9-7900X pada saat itu yang “hanya” memiliki 10 core 20 thread. Di akhir bulan, Intel juga seakan tetap berusaha dengan meluncurkan Core i9-7920X untuk kelas HEDT yang memiliki 12 core 24 thread. Oh, satu lagi, AMD juga meluncurkan prosesor kelas korporat dengan nama Ryzen Pro.

Intel Core i9-79xx
Peluncuran selanjutnya jadi milik Intel, pada bulan September, Intel memperbarui lini HEDT mereka dengan Core i9-7940X yang memiliki 14 core 28 thread, Core i9-7960X dengan 16 core 32 thread, dan kembali merebut gelar prosessor paling powerful di HEDT dengan Core i9-7980XE dengan 18 core 36 thread. Terlepas dari harga yang ditawarkan, tidak diragukan lagi, prosessor terkuat di kelas HEDT saat ini adalah Intel Core i9-7980XE

Coffee Lake-S
Menyadari kehadiran Ryzen yang cukup mengganggu porsi pasar Intel, di bulan Oktober Intel meluncurkan prosessor generasi ke-8 dengan kode nama Coffee Lake-S, sekali lagi peluncuran ini menimbulkan kontroversi. Prosessor Coffee Lake menggunakan soket yang sama dengan Kaby Lake yang juga sama dengan Skylake.Hal ini kemungkinan karena ada penambahan core pada CPU nya. Terlepas dari segala kontroversi yang ada, prosessor milik Intel kali ini menawarkan performa luar biasa, terutama dalam bermain game. Core i3 kali ini ditingkatkan menjadi 4 core 4 thread agar tidak bersaing dengan Intel Pentium, dan Core i5 memiliki peningkatan menjadi 6 core 6 thread, serta Core i7 memiliki 6 core 12 thread. Bayangkan sekarang Core i3 Coffee Lake memiliki performa mirip dengan Core i5 Kaby Lake dengan harga yang lebih murah. Dan Core i5 Coffee Lake punya performa sama dan di beberapa kasus melebihi Core i7-7700K. Mengingat hanya sedikit game saja yang bisa menggunakan core lebih dari 4, Core i5 jadi pilihan yang sangat menarik untuk bermain game dibandingkan dengan Core i7.

itulah Kaleidoskop processor di tahun 2017, Kita tunggu persaingan Intel dan AMD di tahun 2018.

Artikel Terkait:

Share