top banner ulasan top banner ulasan

Kaleidoskop Graphics Card 2017


Tak terasa sudah mendekati tahun 2018, tak salahnya ulasan ID merangkum GPU yang telah dirilis di tahun 2017.

GeForce GTX 1080 Ti
Awal tahun 2017, tepatnya bulan Maret langsung dibuka oleh Nvidia dengan GPU Pascal paling powerful buat gaming, yaitu GeForce GTX 1080 Ti. Menggunakan GPU GP102 Pascal yang mampu mengeluarkan hingga 11,4 Tera Flop yang didapatkan dari 3584 CUDA Core dengan boost clock hingga 1582 MHz. GPU ini mungkin bisa dibilang adalah GPU paling Powerful untuk gaming saat ini

Titan Xp
Tidak puas dengan predikat GPU Gaming terbaik, Nvidia meluncurkan GPU dengan kasta tertinggi di arsitektur Pascal, yaitu Titan Xp di awal bulan April 2017. Kalau brand GeForce GTX adalah brand gaming Nvidia, brand Titan lebih ditujukan untuk productivity, sebut saja video production atau simulasi. Perbedaannya dengan GTX 1080 Ti tergolong tipis, seperti 12 GB GDDR5X dengan bandwidth 547,7 GB/s dan jumlah CUDA core yang lebih banyak, yaitu 3840 CUDA Core. Sudah pasti GPU ini akan jauh lebih bertenaga. Fakta menariknya, Nvidia sendiri sudah meluncurkan Titan X dengan arsitektur Maxwell dan Pascal, sehingga untuk membedakannya, komunitas PC Hardware menyebut Titan X Pascal dengan sebutan, Titan XP.

RX 580
Di pertengahan bulan April 2017, AMD meluncurkan produk refresh dari seri Polaris mereka dengan Radeon RX 580 sebagai bintang utamanya. RX 580 sendiri pada saat peluncurannya menjanjikan performa yang luar biasa, apalagi saat dibandingkan dengan harga jual pada saat itu sempat melambung akibat permintaan pasar yang tinggi. Pada acara yang sama juga, AMD memperkenalkan GPU Radeon 520, Radeon 530, Radeon RX 540, dan Radeon RX 550. Radeon RX 550 sendiri bisa jadi alternatif yang pas kalau kalian hanya berencana bermain game eSport. GPU dengan performa hingga 1,2 Tera Flop ini juga mengkonsumsi daya hanya 50W, jadi alternatif paling bagus yang ditawarkan di kelasnya.

GeForce GT 1030
Radeon RX 550 jadi raja di kelasnya karena tidak ada saingan, hingga akhirnya pada pertengahan bulan Mei 2017, Nvidia juga mengeluarkan GPU Budget, GeForce GT 1030 yang berarsitektur Pascal dan hanya memakan daya 30W.

RX 560
Masih di bulan yang sama, AMD meluncurkan RX 560 untuk menggantikan RX 460, menambahkan 2 Next Generation Compute Unit atau disingkat NGCU, sehingga dipastikan performa RX 560 akan lebih tinggi dibandingkan dengan RX 460.

RX 560D
Di bulan Juli 2017, AMD kemudian membuat varian RX 560 dengan jumlah compute unit lebih sedikit, yaitu RX 560D yang memiliki 14 NGCU atau bisa dibilang ini adalah rebranding dari RX 460 sesungguhnya. Varian inilah yang akhirnya diperdebatkan karena ternyata ada beberapa vendor yang membenamkan RX 560D dan tetap memberikan nama RX 560. Di situs resminya sendiri, RX 560D masuk dalam keluarga RX 560 dan tidak ada huruf D dibelakangnya.

RX Vega64 dan RX Vega56
Di bulan Agustus, akhirnya AMD meluncurkan GPU Flagship milik mereka dengan arsitektur terbaru, Vega. Vega sendiri banyak ditunggu-tunggu karena mengusung teknologi memori terbaru HBM2 yang memiliki bandwidth relatif besar. Terdapat RX Vega64 dan RX Vega56 yang bisa dipilih. Angka 64 dan 56 menunjukkan jumlah NGCU pada GPU tersebut. Peluncurannya sendiri banyak menuai kontroversi, mulai dari isu permainan harga, hingga keterbatasan persediaan karena diperebutkan oleh miner juga. Kalau harga kartu ini sesuai dengan harga peluncurannya, tidak diragukan lagi kartu ini bisa menawarkan price-to-performance lebih tinggi dibanding tim hijau. Tapi entah apa penyebab sesungguhnya, harga kartu ini melambung tinggi.

GTX 1070 Ti
Terlepas dari segala masalah pada waktu peluncurannya, RX Vega adalah kartu yang bagus dan cukup mengancam Nvidia. Hingga akhirnya pada awal November 2017, Nvidia mengeluarkan GeForce GTX 1070 Ti yang sekali lagi posisinya cukup unik. Mengapa? Meskipun memiliki nama GTX 1070 Ti, di atas kertas spesifikasi GTX 1070 Ti lebih mirip dengan GTX 1080. Terdapat 2432 CUDA Core tersedia di GTX 1070 Ti, lebih menyerupai GTX 1080 yang memiliki 2560 CUDA Core dibandingkan dengan GTX 1070 yang memiliki 1920 CUDA Core. Dari GPU Clock nya juga menyerupai, base clock GTX 1070 Ti sama dengan GTX 1080, yaitu 1607 MHz tapi boost clock sama dengan GTX 1070, yaitu 1683 MHz. Teknologi Memorinya sendiri masih menggunakan GDDR5 dengan bandwidth 256 GB/s, sama seperti GTX 1070. Uniknya, Nvidia melarang Factory Overclock pada GPU ini, karena ada kemungkinan kartu dengan Factory Overclock ini akan bisa mengalahkan GTX 1080 pada kondisi default. Tentu, untuk konsumen tidak perlu takut, kalian bisa overclock semua kartu GTX 1070 Ti dengan software OC favorit kalian.

Titan V
Diawali oleh Nvidia, diakhiri oleh Nvidia.Di bulan Desember ini, Nvidia meluncurkan kelas konsumer yang menggunakan arsitektur terbaru, yaitu Volta. Trivia saja, seluruh arsitektur GPU Nvidia, mengambil dari nama ilmuan. Kali ini nama ilmuannya Volta. Titan V sendiri hadir untuk menggantikan Titan Xp. Meskipun dibilang menggantikan, harga yang dipatok untuk Titan Xp sendiri mencapai $3000 jadi mungkin lebih pas kalau dibilang Titan V punya kelasnya sendiri. Dengan harganya yang terbilang wow tersebut, Titan V sendiri lebih ditujukan untuk pengembang atau ilmuan yang bergerak di bidang AI dan Machine Learning. Nvidia mengklaim performa di bidang AI dan Machine Learning lebih baik 3 kali lipat dibandingkan dengan generasi sebelumnya. Klaim tersebut mungkin benar adanya akibat Tensor Core yang dibenamkan di dalam GPU ini.

Akhir kata,Itulah semua GPU kelas konsumer yang hadir di tahun 2017 ini. Kita tunggu persaingan GPU yang baru antara Nvidia dan Radeon di tahun 2018 nanti.

Artikel Terkait:

Share