Analist Goldman Sachs: “Nilai Sebagian Besar Cryptocurrency Bisa Jadi Nol”

Goldman Sachs

Share

Kalau tahun lalu kalian sering dengar “Beli BitCoin (atau mata uang lainnya)” mungkin dari awal bulan ini kalian akan sering mendengar “Jual BitCoin (atau mata uang lainnya)” mengingat harganya yang terjun bebas dan pada saat artikel ini dibuat sedang rebound (1 BTC saat artikel dibuat sekitar Rp. 112,9 juta). Steve Strongin, analist dari Goldman Sachs berkata pada tanggal 5 Februari 2018 kemarin bahwa sebagian besar mata uang digital memiliki kemungkinan kecil akan selamat dari tren yang ada dan investor haru bersiap-siap untuk kehilangan nilai koin mereka yang akan digantikan oleh kompetitor kecil di masa depan. Steve Strongin secara khusus khawatir dengan adanya “Hubungan sangat erat antara berbagai macam cryptocurrency” dan menambahkan “karena tidak memiliki nilai intrinsik, mata uang yang tidak selamat (dari fenomena yang ada) memiliki kemungkinan jatuh hingga nol.”

Bitcoin Goldman Sachs

Hal tersebut adalah trend yang dapat dilihat pada pasar crypto mengingat sebagian besar koin alternatif mengikuti tren harga Bitcoin dengan nilai mereka yang sepertinya sangat mengikuti nilai mata uang Bitcoin yang secara tidak resmi dapat didaulat sebagai rajanya mata uang digital (untuk sekarang ini). Ada juga beberapa usaha terkait mengubah tren harga beberapa cryptocurrency yang pada akhirnya berhasil terbebas dari mata uang Bitcoin namun jumlah kejadian seperti itu sangat sedikit dan semakin hari kembali ke keadaan sebelumnya (saat masih terikat dengan Bitcoin.

Steve Strongin berpendapat bahwa mata uang digital sekarang ini kurang memiliki kekuatan tahan lama karena waktu transaksi yang lambat dan masalah keamanan dengan biaya perawatan yang tinggi.

Menurut penulis sebenarnya investasi mata uang digital tergolong memiliki risiko yang tinggi. Karena berdasarkan pengalaman penulis, orang yang mencoba berinvestasi di Bitcoin adalah orang yang awam di dunia trading. Sehingga banyak selisih pendapatan mungkin (sekali lagi mungkin) hanya dari kerugian orang awam di dunia trading. Tapi seiring bertambahnya waktu, orang awam tersebut akan mulai menghilang dan pada akhirnya trader professional akan mengisi dan harga Bitcoin akan kembali jadi stabil.

Artikel Terkait: