Pilihan Microsoft Windows 10 Bakal Makin Banyak (dan Ribet)

Microsoft Windows 10

Share

Siapa yang tidak tahu sistem operasi paling banyak digunakan di dunia, Microsoft Windows 10. Suka atau tidak suka sebagian besar aplikasi yang kalian butuhkan ada di Microsoft Windows, mulai dari game, software office, video/photo editing, hingga beberapa bahasa pemrograman. Jika di versi Windows 7 ada banyak banget pilihan mulai dari Windows 7 Starter, Home Basic, Home Premium, Professional, Ultimate, dan banyak lagi. Microsoft mulai menyederhanakannya di Windows 8 dengan versi Home dan Pro dan terus berlanjut ke Windows 10. Tapi kali ini bertambah terus jadi banyak pilihan. Selain Home dan Pro, ada juga Workstation, Windows 10 S. Perbedaannya sebatas pada fitur yang bisa diakses saja dengan versi Home diyakini cukup mengakomodasi sebagian besar pengguna awam.

Tapi sepertinya Microsoft mulai mengubah skema dengan membaginya menjadi hardware yang didukung. Terdapat 5 SKU yang akan diluncurkan Microsoft pada 2 April 2018 mendatang, yaitu Entry ($25), Value ($45), Core ($65,45), Core+ ($86,66), dan Advanced ($101). Kalau dibagi berdasarkan spesifikasi adalah sebagai berikut.

  • Entry: Intel Atom/Celeron/Pentium, RAM max. 4GB, SSD max. 32GB
  • Value: Intel Atom/Celeron/Pentium, RAM max. 4GB, SSD max. 64GB
  • Core: Tidak dapat digunakan untuk perangkat yang memenuhi spesifikasi hardware SKU Core+ dan Advanced
  • Core+: High end CPU, RAM lebih dari 4GB, SSD atau HDD lebih dari 2TB (desktop), layar 1080p untuk Notebook, 2in1, dan AiO.
  • Advanced: Intel Core i9 atau Intel Core i7 (dengan 6 core atau lebih) atau AMD Threadripper atau Intel Core i7 dengan RAM lebih dari 16GB atau AMD FX/Ryzen 7 dengan RAM lebih dari 16GB atau resolusi layar 4K yang termasuk dengan resolusi 4K UHD-3840.

Kalau di break-down harganya akan membuat komputer dengan spesifikasi rendah dapat membeli Windows dengan harga yang lebih murah dibandingkan dengan Windows 10 Home sekalipun. Tapi kalau kita ambil spesifikasi untuk main game saja, berarti setidaknya memang harus mengambil versi Core+ setidaknya untuk bisa main di 1080p. Tapi kalau mau main di resolusi 2K atau 4K sepertinya harus mengambil versi Advanced.

Microsoft Windows 10

Menurut penlis mungkin Microsoft ingin agar produk yang dimilikinya terjangkau dan bisa diadopsi banyak orang. Tapi pasti akan membuat pengguna awam sangat kebingungan dalam memilih. Plus berarti kalau mau upgrade hardware juga harus upgrade software. Untuk jangka panjang Windows 10 Home sepertinya masih jadi pilihan paling bagus. Tapi kalau memang budget terbatas pilihan yang disediakan Microsoft akan sangat membantu.

Artikel Terkait: