Kita Bukan Konsumen Facebook, Kita Produk Facebook


Share

Facebook mendapat sorotan tajam lagi di Amerika Serikat saat ini. Publik ataupun pejabat dikejutkan dengan pengakuan salah satu perusahaan konsultasi politik Cambridge Analytica yang mengakui bahwa mereka mengambil data personal pengguna Facebook untuk kepentingan politis pemilu presiden Trump beberapa waktu lalu.

Banyak yang menyangka skandal ini sebenarnya unik dan menyimpang dari skandal sejenis tapi sebenarnya jika dipikir lebih jauh, kasus seperti ini memang terjadi karena pada dasarnya, media sosial memang mendapatkan uang dari menjual data personal pengguna ke para pengiklan atau pihak ketiga lainnya.

Dikutip dari The Week, Facebook yang diwakili oleh Mark Zuckerberg dan beberapa petinggi Facebook lainnya sebagai penyedia layanan media sosial tersebut dikabarkan akan dipanggil ke hadapan Kongres agar mempertanggungjawabkan hal tersebut dan menjelaskannya, sementara ini Facebook sudah menangguhkan akses Cambridge Analytica ke Facebook demi mencegah hal sejenis terulang lagi.

Presiden Trump melalui konsultan politiknya tentunya ingin mencapai jangkauan pemilih yang lebih besar namun hal ini bukanlah satu-satunya skandal yang terjadi di ranah media sosial. Seorang wartawan yang pernah meliput berita secara rahasia melaporkan bahwa ditemukan trik licik bagaimana para politisi menggunakan media sosial untuk melakukan hal tidak terhormat seperti misalnya menjatuhkan lawan politik ataupun menyebarkan berita palsu.

Tapi hal yang harus dipikirkan, perlukah kita kaget jika Facebook (ataupun media sosial lainnya) menjual data personal pengguna ke pihak ketiga? Apalagi alasannya jika data tersebut dijual ke pengiklan agar Facebook juga mendapat untung dari hal tersebut. Jumlah pengguna sekitar 1,4 milyar tentu saja merupakan jumlah pengguna yang sangat besar maka bukan hal yang mustahil jika Facebook tidak memanfaatkan hal tersebut sebaik mungkin untuk iklan.

Facebook sendiri mungkin mendapat kritik keras dari penggunanya di Amerika Serikat sana ataupun dari seluruh dunia terhadap caranya mendapatkan uang dari menjual data, namun jika kita berpikir bahwa Facebook atau media sosial lain tidak memanfaatkan jumlah pengguna yang besar, apalagi pengguna juga menggunakannya gratis, mungkin kita sebagai pengguna sebenarnya sudah sadar hal itu, tapi mengabaikannya. Bagaimana dengan pendapatmu? Berikan di komentar ya!

Artikel Terkait: