Data Pengguna Facebook Bocor Termasuk di Indonesia


Share

Baru-baru ini beredar beberapa berita yang menginformasikan bahwa Facebook mengungkapkan bahwa sekitar 87 juta data pengguna Facebook disalahgunakan dan 1,3% dari data tersebut merupakan data pengguna Indonesia.

Hal ini berawal dari salah satu perusahaan analisa yaitu Cambridge Analytica yang menggunakan data para pengguna Facebook itu untuk kepentingan komersial. Seluruh data tersebut dikumpulkan melalui sebuah aplikasi bernama thisisyourdigitallife, yang dibuat oleh Aleksandr Kogan, terpisah dari pekerjaannya di Cambridge University. Melalui perusahaannya, Global Science Research (GSR), Kogan berkolaborasi dengan Cambridge Analytica dengan membayar ratusan ribu pengguna Facebook agar menjalani pengujian kepribadian dan menyetujui data mereka diambil untuk kepentingan akademis.

Menurut dari Infografis yang diambil dari liputan6.com Pengguna Facebook Terbesar yang pertama digunakan oleh MAsyarakat India sebesar 250 juta akun, lalu diikuti USA sebesar 230 Juta akun diikuti oleh Brasil, lalu Indonesia sebesar 130 Juta Akun, Dari Kebocoran data sebesar 87 juta data pengguna FB, terdapat USA di posisi utama sebesar 70,6 Juta Akun, diikuti oleh Filipina sebesar 1,2 Juta Akun dan Indonesia menempati posisi ke Ketiga sebesar 1 Juta Akun, dan diikuti Inggris 1 Juta Akun , Meksiko 700 Ribu Akun dan negara lainnya.

Atas hal ini Facebook terancam diblokir dan mendapatkan hukuman badan selama 12 tahun serta denda hingga Rp. 12 miliar oleh Menkominfo (Kementerian Komunikasi dan Informatika). Sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik seharusnya Facebook tunduk dengan peraturan tersebut, berdasarkan peraturan yang berlaku penggunaan data pribadi yang tidak pantas oleh PSE berarti telah melanggar regulasi yang ada.

Artikel Terkait: