Apa itu VRM, MOSFET, dan Choke?


Share

Banyak pengguna komputer yang masih awam dengan istilah VRM, MOSFET, dan Choke/ Inductor. Komponen tersebut memiliki andil penting untuk mengatur voltase, arus, dan daya listrik yang mengalir pada CPU/ prosesor. VRM adalah sekumpulan komponen (MOSFET, Choke/ induktor, dan kapasitor) yang berfungsi untuk menurunkan (phase down) voltase dari power supply ke voltase yang sesuai dengan kebutuhan prosesor (rata-rata dari 12 V menjadi sekitar 1.5 V).

 

VRM sendiri terdiri dari MOSFET, kapasitor, dan choke/ induktor. Berikut penjelasan masing-masing komponen:

    • MOSFET (Metal-Oxide Semiconductor Field-Effect Transistors) berguna untuk memperkuat sinyal voltase, mengidentifikasi voltase yang menuju CPU, dan menjadi “switch” atau lebih mudahnya MOSFET berguna untuk mengubah voltase tinggi dari power supply menjadi voltase yang dibutuhkan oleh prosesor. MOSFET umumnya berupa chip persegi yang sangat panas saat bekerja, sehingga pada motherboard kelas atas, MOSFET diberi pendigin pasif berupa heatsink alumunium.

    • Kapasitor berguna untuk menyimpan arus listrik pada medan listrik yang akan dialirkan menuju prosesor dan mengalirkannya sesuai kebutuhan prosesor. Jenis kapasitor yang umum digunakan saat ini adalah tipe anti-bocor dengan sebutan solid capacitor. Kapasitor berbentuk tabung didekat MOSFET.

    •  Choke atau induktor adalah komponen yang berguna untuk menstabilkan dan menghilangkan interferensi arus listrik yang menuju prosesor. Induktor umumnya berisi lilitan tembaga dengan inti besi yang tertutup dengan bentuk kotak. Jika kalian pernah mendengar suara denging pada salah satu komponen komputer, bisa jadi suara tersebut berasal dari induktor kelas rendah.


Motherboard kelas atas memiliki power phase VRM yang tinggi contohnya 10 phase. Semakin tinggi power phase semakin banyak VRM yang terpasang pada motherboard itu. Hal ini berguna untuk memudahkan pengguna overclocker untuk mengatur voltase dan arus listrik saat melakukan overclock prosesor. Pada umumnya semakin tinggi power phase, maka beban setiap VRM semakin rendah, sehingga panas dari MOSFET akan berkurang.