Kerjasama Strategis antara Google dan PayPal untuk Pembayaran

Kerjasama Strategis antara Google dan PayPal

Share

Google melakukan rebranding terhadap semua layanan pembayaran yang dimilikinya ke dalam suatu layanan bernama Google Pay. Langkah tersebut ditempuh untuk memudahkan pengguna melakukan transaksi di berbagai platform milik Google. Dalam perkembangannya, Google mulai mengintegrasikan PayPal sebagai alat pembayaran.

Kalian yang memiliki akun Google dapat menambahkan PayPal sebagai metode pembayaran. Jadi, saat kalian melakukan pembelian dan hendak membayar tagihan yang ada, kalian tidak perlu lagi menutup layanan Google yang terbuka.

Integrasi tersebut rencananya akan berlangsung akhir tahun 2018. Aplikasi seperti Gmail, YouTube, Google Store, dan layanan lainnya yang menggunakan Google Pay juga akan menerima pembayaran dari perusahaan yang terdaftar di bursa Nasdaq dengan kode PYPL. Bukan hanya untuk melakukan pembayaran tagihan tetapi kalian juga bisa melakukan transfer antar pengguna.

Ini bukan pertama kalinya Google dan perusahaan yang dipimpin oleh Daniel Schulman melakukan kerjasama. Sebelumnya, perusahaan pembayaran online tersebut tertera dalam opsi pembayaran Google Play sejak 2014. Selain itu, PayPal juga digunakan untuk transaksi online yang dikelola oleh Google dan Google Pay sejak tahun lalu. Selain perusahaan tersebut, Google juga telah bekerjasama dengan mitra-mitra lainnya. Mitra-mitra tersebut adalah Braintree, Stripe, Cybersource, Vantiv, Visa, dan Mastercard.

Pada saat ini, relasi antara Google dan perusahaan yang didirikan di Palo Alto tersebut memiliki hubungan yang saling menguntungkan. Keuntungan untuk Google adalah para pengguna tidak perlu repot-repot meninggalkan situs atau aplikasi Google untuk menyelesaikan transaksi. Berdasarkan data historis, banyak di antara pengguna yang meninggalkan situs atau aplikasi Google tidak kembali lagi. Akhirnya, transaksi tersebut tidak berhasil. Adapun keuntungan bagi perusahaan yang hampir berumur 20 tahun tersebut adalah penggunanya memiliki opsi lebih banyak untuk menggunakan PayPal. Dengan hal tersebut, perusahaan berharap jumlah pendapatan transaksi akan meningkat .

Bisnis pembayaran memasuki tahap yang menarik. Saat ini, tantangannya adalah bukan lagi soal melakukan pembayaran online untuk transaksi digital. Hal itu dikarenakan sebagian besar konsumen di negara maju bersedia dan mampu membayar produk (barang maupun jasa) yang tersedia di platform digital. Masalah yang dihadapi saat ini adalah terlalu banyak metode pembayaran online, masyarakat perlu memiliki rekening online berbeda untuk melakukan pembayaran di platform berbeda. Itulah masalah yang sedang ditangani oleh Google dan PayPal. Kedua perusahaan berharap isu tersebut dapat dipecahkan melalui kerjasama strategis.

 

(dilansir dari laman TachCrunch)

Artikel Terkait: