Proyek Self-driving Bus antara Apple dengan Volkswagen

Self-driving Bus

Share

Banyak perusahaan teknologi yang kini melebarkan sayapnya ke proyek alat transportasi. Contohnya adalah Xiaomi dengan electric scooter miliknya dan Google dengan proyek self-driving vehicle.  Apple juga ternyata memiliki proyek yang serupa dengan Google, salah satunya adalah proyek self-driving shuttle bus.

Untuk mewujudkan suksesi proyeknya, Apple berusaha untuk menggandeng produsen mobil. Kegigihan perusahaan akhirnya berbuah manis. Perusahaan tersebut mampu menemukan produsen mobil yang mau diajak bekerjasama untuk membangun proyek self-driving shuttle bus.

Self-driving Bus

Setelah mendapatkan penolakan dari BMW dan Mercedes, Apple akhirnya menandatangani kesepakatan dengan Volkswagen untuk proyek self-driving bus. Dari proyek self-driving bus tersebut, VW mengijinkan Apple untuk mengubah beberapa van T6 menjadi kendaraan self-driving.

Produsen iPhone tersebut telah melakukan penelitian mengenai teknologi mobil self-driving, kurang lebih, selama empat tahun. Awalnya, perusahaan berencana untuk membangun mobil listrik secara mandiri, tanpa bantuan produsen kendaraan. Rencana ambisius tersebut bertujuan untuk menciptakan fondasi yang kuat bagi sistem self-driving vehicle. Proyek self-driving bus dilakukan sebagai bentuk penelitian semata untuk saat ini. Apple belum mengumumkan rencana mereka akan kemungkinannya untuk melakukan komersialisasi terhadap proyek tersebut.

Proyek self-driving bus tersebut sedang dikejar oleh deadline, menurut The New York Times. Hampir semua tim Cupertino hanya bekerja pada proyek van ini.

Apple telah memiliki suatu armada self-driving berupa Lexus RX450hs. Perusahaan memiliki 55 kendaraan yang sedang diuji di California saat ini. Angka tersebut menjadikan pemilik merek iTunes sebagai pemilik kendaraan nirawak terbesar kedua di negara bagian tersebut.

Setelah memiliki hampir 1.000 karyawan yang berdedikasi pada proyek self-driving bus, ambisi perusahaan yang pernah dipimpin oleh Steve Jobs ini tampaknya mengalami penyusutan selama setahun terakhir. CEO Apple, Tim Cook, menerangkan bahwa mobil tanpa pengemudi memiliki masalah besar pada aspek kecerdasan buatan. Semoga tim yang bekerja pada proyek tersebut bisa menemukan solusinya dengan cepat. Pesaing mereka, seperti Waymo dan Uber, sudah mulai meluncurkan layanan self-driving car. Apabila produsen MacBook ini tidak bergerak dengan cepat maka mereka bisa tertinggal jauh dari para pesaingnya.

Artikel Terkait: