Jenis Kabel Power Supply


Share

Power supply memiliki output berbagai jenis kabel yang berbeda-beda fungsinya. Banyak orang yang masih awam dalam merakit PC tidak tahu kegunaan pada masing-masing kabel, sehingga menganggap merakit PC itu merepotkan. Power supply memiliki dua jenis kabel output, yaitu modular dan non-modular. Pada power supply modular kabel output bisa dilepaskan dari power supply jika tidak digunakan, hal ini akan membuat tampilan PC menjadi lebih rapi. Sedangkan pada power supply non-modular, kabel tertanam pada PCB, sehingga tidak dapat dilepaskan, untuk membuat casing PC terlihat rapi, kaliah harus menyembunyikan sisa kabel yang tidak digunakan.

Berikut jenis-jenis kabel output pada power supply beserta pin yang digunakan:

Mainboard 24 Pin

Kabel ini berguna untuk memberikan daya pada semua komponen yang terpasang pada motherboard, seperti prosesor, RAM, SSD M.2, Fan, graphic card, dan komponen tambahan PCIe lainnya. Kabel ini bisa saja dibuat menjadi 20 + 4 Pin untuk mengakomodasi motherboard dengan 20 Pin saja. Biasanya motherboard menaruh slot 24 Pin pada sisi kanan motherboard atau disebelah slot RAM.

EPS ATX12V 4 + 4 Pin

Kabel ini berguna untuk memberikan daya ekstra pada prosesor, umumnya motherboard saat ini menggunakan minimal 4 pin EPS untuk prosesor dengan TDP 65 Watt, sedangkan untuk prosesor dengan TDP 95 Watt keatas harus menggunakan 8 Pin. Biasanya motherboard menaruh slot EPS pada sisi kiri atas motherboard atau disebelah socket prosesor.

PCIe 6 + 2 Pin

Kabel PCIe berfungsi untuk memberikan tambahan daya pada graphic card dengan TDP tinggi. Umumnya graphic card dengan TDP 75 Watt keatas dengan fitur overclock memerlukan kabel ini untuk bekerja. Jadi jangan lupa untuk memasang kabel PCIe, jika graphic card-mu memiliki slot power pin. Biasanya kabel ini memiliki perpanjangan berupa PCIe 6 + 2 Pin lagi untuk memberikan daya pada graphic card yang memiliki 2 slot pin power.

SATA

Kabel ini berguna untuk memberi daya pada hard disk, SSD, ataupun DVD-ROM. Kabel ini berbentuk pipih dengan slot menyerupai huruf L. Kabel ini biasanya memiliki 2 hingga 3 perpanjangan, sehingga mempermudahkan kalian untuk memasang hard disk, SSD, dan drive lainnya secara bersamaan.

Peripheral/ Molex 4 Pin

Kabel 4 Pin ini berguna untuk memberi daya pada komponen aksesoris PC seperti kipas atau LED  strip. Ada beberapa graphic card yang memberikan aksesoris berupa kabel konverter 2 x Molex 4 Pin menjadi PCIe 6 Pin. Jangan pernah menggunakan kabel ini, karena graphic card membutuhkan daya yang stabil dari kabel PCIe asli, bukan hasil konversi molex yang berbeda tegangan dan arus listriknya. Biasanya kabel molex memiliki 2 hingga 3 perpanjangan dari kabel SATA untuk menghemat PCB dan kabel output power supply, namun jangan khawatir untuk menggunakan kabel SATA tersebut untuk disambungkan pada hard disk, jika power supply kalian memiliki kualitas yang baik.

Untuk lebih mempermudah slot kabel pada motherboard bacalah buku petunjuk. Umumnya untuk PC sederhana hanya menggunakan kabel mainboard 24 pin, EPS ATX 4+4 Pin, SATA, dan PCIe 6 + 2 Pin jika graphic card membutuhkan daya ekstra, sehingga kalian hanya perlu mengingat 4 kabel utama ini sudah terpasang atau belum pada komponen PC kalian.

Artikel Terkait: