Kebijakan Facebook Ads Terbaru Adalah Ancaman

Kebijakan Facebook Ads

Share

Kebijakan Facebook Ads terbaru diciptakan untuk melawan bisnis-bisnis nakal. Hal ini disebabkan oleh banyaknya cara yang bisa dilakukan oleh pihak-pihak tidak bertanggungjawab untuk mengeruk keuntungan. Pada dunia digital, mereka bisa beraksi melalui web store,online market place, maupun social media. Modus yang mereka lakukan sangat beragam. Beda platform, beda juga cara mereka beraksi. Di online market place maupun e-commerce, saat ini, kecil kemungkinannya bagi penipu untuk memperoleh uang tanpa mengirimkan barang kepada korbannya. Namun tidak demikian dengan web store dan juga media sosial.

Untuk mencegah atau menindaklanjuti kasus penipuan, banyak e-commerce yang memiliki tim tersendiri untuk melakukan hal tersebut. Hal yang sering kali dilakukan oleh pihak e-commerce terhadap para penipu atau bisnis yang memiliki itikad tidak baik adalah dengan melakukan ban ataupun menghapus suatu produk atau akun terkait.

Oleh karena itu, kini, kalian bisa mengadukan keluhan kepada Facebook apabila kalian mendapatkan pengalaman berbelanja yang tidak menyenangkan setelah mengklik iklan yang ditayangkan oleh perusahaan tersebut. Jika ternyata bisnis yang kalian keluhkan dikeluhkan juga oleh banyak orang maka Facebook akan memberlakukan pelarangan iklan terhadap entitas bisnis tersebut.

Kebijakan Facebook Ads terbaru tersebut diluncurkan secara global mulai 12 Juni 2018. Hal ini dilakukan oleh Facebook sebagai langkah perlawanan terhadap penyalahgunaan iklan di platform tersebut. Facebook mengatakan bahwa mereka ingin memerangi pengalaman belanja yang buruk yang dapat merugikan pelanggan mereka. Facebook pun tidak ingin pelanggan mereka merasa frustasi akibat iklan bisnis yang tidak bertanggungjawab.

Beberapa permasalahan yang ditekankan oleh Facebook pada kebijakan tersebut diantaranya adalah masalah waktu pengiriman barang, kualitas produk, serta layanan pelanggan. Ini bukan hanya masalah iklan yang menyesatkan. Apabila Facebook menemukan suatu bisnis yang memberikan layanan buruk, produknya tidak memenuhi harapan pembeli, atau hanya membuat konsumen frustrasi maka bisnis tersebut patut bersiap-siap menghadapi masalah dengan Facebook.

Facebook akan mengirimkan suatu pemberitahuan kepada penggunanya terkait pertanyaan mengenai pengalaman penggunanya setelah mengklik suatu iklan yang muncul pada halaman Facebook. Facebook akan menanyakan penggunanya apakah mereka puas, biasa saja, atau kecewa terhadap bisnis yang diiklankan tersebut.

Artikel Terkait: