Cara Aman Membeli Graphic Card Bekas Mining

Tips Membeli Graphic Card Bekas Mining

Share

Turunnya nilai Bitcoin beserta altcoin akhir-akhir ini menyebabkan turunnya minat para miner  untuk melanjutkan kegiatan cryptomining mereka. Banyak dari para miner menjual graphic card-nya untuk menekan kerugian total. Hal ini menjadi kesempatan untuk para gamer yang tidak kebagian graphic card AMD Radeon seri RX 570 keatas untuk mendapatkannya. Umumnya harga graphic card bekas cryptomining seperti Radeon RX 580 4 GB dijual dengan harga sekitar 3 juta Rupiah.

Berikut beberapa tips untuk mendapatkan graphic card bekas cryptomining yang layak pakai:

  • Pastikan kalian melakukan transaksi dengan metode Cash on Delivery (COD) atau bertemu langsung dengan penjual. Kalian dapat mengecek langsung kondisi graphic card dengan melakukan COD.
  • Tanyakan kepada penjual tentang kondisi saat mining seperti suhu graphic card saat bekerja maksimal dan lama penggunaannya.
  • Cek BIOS graphic card tersebut, pastikan dalam kondisi normal, bukan BIOS modding mining.
  • Cek PCB pada bagian belakang graphic card, perhatikan alur sirkuitnya, pastikan tidak ada alur yang menggelembung.
  • Cek socket pin power (6 atau 8 pin), pastikan tidak ada bekas leleh karena panas dan tidak hangus.
  • Lakukan benchmark dan stress test selama 30 menit, pastikan tidak ada tanda-tanda artifak grafik.
  • Pastikan kalian mendapatkan kelengkapan berupa dus, agar mudah membawa graphic card yang kalian beli.
  • Pastikan kalian memilih graphic card dengan output standar, bukan output mining (hanya DVI-D saja). Jika kalian mendapatkan graphic card khusus mining dengan output DVI-D saja, kalian harus menggunakan konverter DVI-D ke HDMI atau menggunakan monitor dengan input DVI-D.

Perawatan pada graphic card bekas cryptomining:

  • Pastikan kalian telah membaca atau mengetahui cara membongkar graphic card yang kalian beli.
  • Persiapkan peralatan berupa kuas halus, sikat gigi halus, obeng yang sesuai ukuran, tissue secukupnya, contact cleaner (bisa menggunakan merek WD40, Standard, atau yang kalian sukai) dan kotak untuk menyimpan sekrup. Selain itu kalian harus menyiapkan thermal paste favorit kalian beserta thermal padnya.
  • Buka heat sink graphic card dan lepaskan kipas beserta cover depannya.
  • Bersihkan bekas thermal paste pada chip gpu dan heat sink secara perlahan dengan tissue.
  • Sapu permukaan PCB graphic card dengan kuas halus, jika ada debu yang bekerak bersihkan dengan sikat gigi dengan hati-hati.
  • Bersihkan heat sink dan kipas menggunakan kuas, jika diperlukan bawalah graphic card kalian ke tukang tambal ban untuk disemprot dengan kompresor udara (lakukan dengan hati-hati dengan jarak 30 cm).
  • Semprotkan contact cleaner pada bagian dalam motor kipas, putar kipas beberapa kali, lalu kibaskan untuk mengeluarkan debu dari dalam motor kipas. Lakukan berulang kali hingga bersih.
  • Berikan thermal paste secukup mungkin pada gpu, jangan terlalu banyak. Tempelkan thermal pad pada memory chip dan mosfet (jika komponen tersebut memiliki heat sink khusus).
  • Pasang heat sink dan cover fan pada PCB graphic card, pastikan kalian memasangnya dengan hati-hati agar thermal paste terpasang dengan baik.
  • Test graphic card yang telah kalian rawat dengan benchmark dan stress test.

Artikel Terkait: