Valve Umumkan Tanggal Rilis Artifact, Card Game Berbasis Dota 2


Share

Pada turnamen The International 2017 yang lalu, Valve mengumumkan bahwa mereka tengah menggarap sebuah game baru yang berjudul Artifact. Game tersebut adalah sebuah card game yang berbasis Dota 2. Saat ini, Valve telah menjadwalkan agar Artifact dirilis pada tanggal 28 November mendatang, di Steam. Game tersebut akan hadir di beberapa OS, yaitu Windows, Mac dan Linux.

Tidak seperti card game pada umumnya, seperti Hearthstone atau Gwent, yang dapat digunakan secara gratis dan menghadirkan sistem mikro-transaksi in-game, Artifact akan dibanderol dengan harga 19.99 Dolar AS atau sekitar 289.000 Rupiah.

artifact card game

Didalam game itu sendiri, gamers akan bisa memilih semua hero yang ada di Dota 2. Jadi, gamers akan dihadapkan dengan 44 pilihan hero, serta 280 kartu lainnya, yang perlu disusun menjadi suatu dek. Kartu-kartu dalam game tersebut nantinya akan dapat diperjual belikan di Steam Marketplace. Layaknya Hearthstone dan card game lainnya, Valve juga berencana untuk menghadirkan expansion dan update rutin untuk menjaga ketertarikan gamers.

Artifact memiliki gaya yang bisa dibilang campuran antara card game dengan MOBA. Gamers akan menggunakan kartu-kartu yang ada di dalam dek untuk memanggil pasukan serta mengeluarkan jurus, namun gamers juga akan bermain dengan sistem lane (jalur) layaknya game MOBA.

artifact card game

Dalam proses penggarapan Artifact, Valve mendatangkan bantuan dalam bentuk seorang Richard Garfield, pengembang game handal yang telah berpengalaman dalam menggarap card-game lainnya, seperti TCG Magic: The Gathering. Selain itu, Valve juga berencana untuk menghadirkan Artifact di platform iOS dan Android pada tahun 2019.

Artifact dijadwalkan untuk rilis Linux, Mac dan Windows (PC) pada tanggal 28 November mendatang, dan direncanakan untuk hadir di perangkat Android serta iOS pada tahun 2019 nanti.

Artikel Terkait: