Tips Membeli Power Supply


Share

Power Supply Unit atau PSU adalah komponen komputer yang berguna untuk mengubah tegangan AC menjadi DC, lalu memberikan daya listrik tersebut ke setiap komponen komputer. Secara kasat mata, spesifikasi PSU mudah dilihat pada box atau namanya dengan menyebutkan daya maksimum yang mampu dikeluarkan oleh PSU. Pabrikan juga memberikan informasi tentang efisiensi PSU tersebut dengan menampilkan label sertifikasi 80+ khusus PSU. Ulasan ID akan memberikan panduan untuk membeli PSU yang sesuai dengan kebutuhan dan budget kalian.

Panduan Singkat

  • Kapasitas PSU
    Perkirakan penggunaan daya seluruh komputer kalian berikut dengan rencana upgrade kedepannya. Untuk saat ini, rata-rata penggunaan daya listrik komputer kelas menengah adalah 350 Watt dan kalian harus mendapatkan PSU dengan kapasitas setidaknya 1.5 lipat penggunaan daya listrik maksimum kalian, yaitu 525 Watt.
  • Efisiensi PSU
    Pastikan kalian menggunakan PSU minimal dengan sertifikasi 80+ berwarna putih yang berarti efisiensi PSU mengubah tegangan listrik AC menjadi DC sebesar 80% dan sisa 20% berubah menjadi panas. Semakin tinggi efisiensi PSU, semakin bagus kinerja PSU tersebut, namun harganya juga akan bertambah mahal.
  • Merek PSU
    Merek menentukan juga dapat menentukan kualitas PSU, pastikan kalian membeli PSU dari merek ternama dengan distributor yang jelas. Setiap merek juga memiliki kelas PSU, semakin murah, semakin rendah kapasitas daya listrik dan efisiensinya. Namun, jika PSU kelas bawah dari merek ternama sudah mencukupi kebutuhan kalian, maka kalian wajib mempertimbangkannya juga.

Kapasitas Power Supply Unit

PSU memiliki indikator maksimum daya listrik yang dapat disalurkan ke sistem komputer kalian, biasanya indikator ini berupa angka 3 digit untuk PSU dengan daya ratusan Watt atau 4 digit untuk PSU dengan daya diatas 1000 Watt. Untuk membeli PSU dengan daya sesuai kebutuhan agar tidak berlebihan dalam budget maupun penggunaan daya listrik, kalian harus menghitung penggunaan daya listrik komputer kalian dan memperkirakan rencana upgrade kedepannya.

Perkiraan penggunaan daya listrik setiap komponen:

  • Motherboard ~80WattMotherboard memberikan daya pada setiap komponen yang terpasang, seperti chipset, RAM, integrated sound card dan Wi-Fi, BIOS, dan konektor USB serta SATA.
  • Prosesor -100 WattProsesor generasi terakhir umumnya menggunakan daya maksimum hingga 105 Watt, seperti Ryzen 7 2700X dan Core i7-8700K. Namun, untuk prosesor kelas menengah umumnya hanya 65 Watt saja.
  • RAM ~3 Watt RAM DDR4 memiliki voltase yang lebih rendah dibandingkan DDR3, sehingga konsumsi daya yang digunakan semakin rendah juga. RAM menggunakan daya yang disuplai oleh motherboard. Sehingga penggunaan daya listrik setiap keping RAM hany sekitar 3 Watt saja.
  • Hard Disk Drive ~30 WattHDD membutuhkan daya yang cukup besar tiap unitnya, sehingga saat kalian ingin menambah HDD perhitungkan daya yang dapat diberikan PSU kalian saat ini. Sedangkan SSD menggunakan daya yang jauh lebih sedikit, yaitu sekitar 10 Watt saja.
  • Graphic Card ~150 WattGraphic card dengan kelas entry level umumnya menggunakan daya 75 – 90 Watt, seperti RX 560 atau GXT 1050 Ti. Graphic card dengan konsumsi daya dibawah 75 Watt tidak memerlukan konektor power langsung dari PSU ke graphic card, seperti pada graphic card kelas atas RX Vega 56 atau GTX  1070 Ti yang membutuhkan daya hingga 250 Watt.
  • Kipas ~5 Watt

    Kipas hanya memerlukan daya yang kecil, sehingga kalian tidak perlu terlalu khawatir saat ingin menambahkan kipas pada komputer kalian. Bahkan aksesoris lampu LED RGB hanya menggunakan kurang dari 10 Watt untuk 1 stripnya.

 

Jadi, rata-rata komputer moderen hanya membutuhkan PSU dengan asupan daya maksimum sekitar 500 Watt saja.Sebagai contoh, komputer dengan prosesor yang memiliki TDP 95 Watt seperti Core i7-8700K, 2 Keping RAM, graphic card kelas menengah seperti RX 580 (150 Watt) atau GTX 1060 (120 Watt), sebuah SSD dan HDD serta beberapa kipas dengan total kebutuhan daya sekitar 350 Watt. Pastikan juga kalian menggunakan perhitungan terburuk, bahwa PSU hanya mampu memberikan daya 80% dari nilai yang tertera karena faktor efiseiensi power supply. Sehingga kalian dapat memilih PSU dengan daya sekitar 600 Watt.

Budget dan Kebutuhan Daya Power Supply Unit

  • 600 Ribu Rupiah ke Bawah
    Kalian bisa mendapatkan power supply dengan kapasitas mulai 400 hingga 500 Watt dengan sertifikasi 80+ White atau 80+ Bronze dengan budget kurang dari 600 ribu Rupiah. Contoh power supply pada budget ini adalah Corsair VS 450, Coolermaster MWE 450, FSP Hexa Pluss I 500W, atau XFX TS 430W.
  • 1 Juta Rupiah ke Bawah
    Kalian bisa mendapatkan power supply dengan daya diatas 500 Watt dengan sertifikasi 80+ Silver atau Gold dengan budget kurang dari 1 juta Rupiah, bahkan kalian bisa mendapatkan power supply modular juga. Contoh power supply pada budget ini adalah Antec NeoECO Classic 550W, Be Quiet Pure Power 10 500W, Enermax Revolution Duo 500W, atau Seasonic M12II 520W.
  • 1 Juta Rupiah ke Atas
    Kalian bisa mendapatkan power supply dengan kapasitas diatas 1000 Watt dengan sertifikasi 80+ Gold keatas dengan budget 1 juta Rupiah keatas. Power Supply ini cocok untuk pengguna profesional yang menggunakan workstation PC yang menggunakan prosesor dan graphic card kelas atas yang membutuhkan daya yang besar. Contoh power supply yang bisa kalian dapatkan pada budget ini adalah ENERMAX Platimax 1050W, EVGA 850GQ , atau Seasonic Prime Gold 1300GD.

Efisiensi Power Supply Unit

Power Supply Unit atau PSU memiliki nilai efisiensi dalam mengubah tegangan AC menjadi DC yang dapat digunakan setiap komponen komputer. Nilai efisiensi ini diuji dan di sertifikasi oleh settiap perusahaan pembuat PSU. Sertifikasi ini pertama kali diusulkan oleh Ecos Consulting pada 2004 dan sekarang terbagi menjadi 6 tingkatan nilai efisiensi. Semakin tinggi efisiensi PSU-mu, maka semakin baik kualitas PSU dan dapat mencapai nilai daya yang tertera pada PSU.

psu bq

Berikut nilai efisiensi pada power supply unit:

  • 80+/ 80+ White
    Power supply dengan sertifikasi 80+ memiliki efisiensi minimum 82% dari nilai daya yang tertera. Power supply ini harganya cukup murah, mulai dari 500 Ribu Rupiah.
  • Bronze
    Power supply dengan sertifikasi Bronze memiliki efisiensi minimum 85% dari nilai daya yang tertera. Power supply ini harganya mulai 700 ribu Rupiah.
  • Silver
    Power supply dengan sertifikasi Silver memiliki efisiensi minimum 87% dari nilai daya yang tertera. Power supply ini harganya mulai 800 ribu Rupiah.
  • Gold
    Power supply dengan sertifikasi Gold memiliki efisiensi minimum 89% dari nilai daya yang tertera. Power supply ini harganya sekitar 900 ribu Rupiah.
  • Platinum
    Power supply dengan sertifikasi Platinum memiliki efisiensi minimum 90% dari nilai daya yang tertera cukup mahal, yaitu diatas 1.5 juta Rupiah.
  • Titanium
    Power supply dengan sertifikasi Titanium memiliki efisiensi minimum 94% dari nilai daya yang tertera. Power supply ini harganya sangat mahal.

Kabel Konektor Power Supply

Power supply memiliki output berbagai jenis kabel yang berbeda-beda fungsinya. Banyak orang yang masih awam dalam merakit PC tidak tahu kegunaan pada masing-masing kabel, sehingga menganggap merakit PC itu merepotkan. Power supply memiliki dua jenis kabel output, yaitu modular dan non-modular. Pada power supply modular kabel output bisa dilepaskan dari power supply jika tidak digunakan, hal ini akan membuat tampilan PC menjadi lebih rapi. Sedangkan pada power supply non-modular, kabel tertanam pada PCB, sehingga tidak dapat dilepaskan, untuk membuat casing PC terlihat rapi, kaliah harus menyembunyikan sisa kabel yang tidak digunakan.

Untuk lebih mempermudah slot kabel pada motherboard bacalah buku petunjuk. Umumnya untuk PC sederhana hanya menggunakan kabel mainboard 24 pin, EPS ATX 4+4 Pin, SATA, dan PCIe 6 + 2 Pin jika graphic card membutuhkan daya ekstra, sehingga kalian hanya perlu mengingat 4 kabel utama ini sudah terpasang atau belum pada komponen PC kalian.

Berikut jenis-jenis kabel output pada power supply beserta pin yang digunakan:

  • Mainboard 24 Pin
    Kabel ini berguna untuk memberikan daya pada semua komponen yang terpasang pada motherboard, seperti prosesor, RAM, SSD M.2, Fan, graphic card, dan komponen tambahan PCIe lainnya. Kabel ini bisa saja dibuat menjadi 20 + 4 Pin untuk mengakomodasi motherboard dengan 20 Pin saja. Biasanya motherboard menaruh slot 24 Pin pada sisi kanan motherboard atau disebelah slot RAM.
  • EPS ATX12V 4 + 4 Pin
    Kabel ini berguna untuk memberikan daya ekstra pada prosesor, umumnya motherboard saat ini menggunakan minimal 4 pin EPS untuk prosesor dengan TDP 65 Watt, sedangkan untuk prosesor dengan TDP 95 Watt keatas harus menggunakan 8 Pin. Biasanya motherboard menaruh slot EPS pada sisi kiri atas motherboard atau disebelah socket prosesor.
  • PCIe 6 + 2 Pin
    Kabel PCIe berfungsi untuk memberikan tambahan daya pada graphic card dengan TDP tinggi. Umumnya graphic card dengan TDP 75 Watt keatas dengan fitur overclock memerlukan kabel ini untuk bekerja. Jadi jangan lupa untuk memasang kabel PCIe, jika graphic card-mu memiliki slot power pin. Biasanya kabel ini memiliki perpanjangan berupa PCIe 6 + 2 Pin lagi untuk memberikan daya pada graphic card yang memiliki 2 slot pin power.
  • SATA
    Kabel ini berguna untuk memberi daya pada hard disk, SSD, ataupun DVD-ROM. Kabel ini berbentuk pipih dengan slot menyerupai huruf L. Kabel ini biasanya memiliki 2 hingga 3 perpanjangan, sehingga mempermudahkan kalian untuk memasang hard disk, SSD, dan drive lainnya secara bersamaan.
  • Peripheral/ Molex 4 Pin
    Kabel 4 Pin ini berguna untuk memberi daya pada komponen aksesoris PC seperti kipas atau LED  strip. Ada beberapa graphic card yang memberikan aksesoris berupa kabel konverter 2 x Molex 4 Pin menjadi PCIe 6 Pin. Jangan pernah menggunakan kabel ini, karena graphic card membutuhkan daya yang stabil dari kabel PCIe asli, bukan hasil konversi molex yang berbeda tegangan dan arus listriknya. Biasanya kabel molex memiliki 2 hingga 3 perpanjangan dari kabel SATA untuk menghemat PCB dan kabel output power supply, namun jangan khawatir untuk menggunakan kabel SATA tersebut untuk disambungkan pada hard disk, jika power supply kalian memiliki kualitas yang baik.

 

Artikel Terkait: