Aplikasi Kontroversial! Daftar Prostitusi Online, Viral Tapi Perlu Dihindari

Aplikasi Kontroversial! Daftar Prostitusi Online, Viral Tapi Perlu Dihindari

Share

Netizen di Indonesia sedang hangat membicarakan kasus seputar prostitusi online yang terjadi saat ini. Kasus kali ini tentu sangat kontroversial, dan mengundang perhatian para netizen. Apalagi kasus kali ini menjerat salah satu artis terkenal ibu kota yaitu Vanesa Angel. Banyak berita terkait kasus ini yang bertebaran di berbagai medsos di Indonesia. Kasus seperti ini memang kerap kali terjadi di Indonesia. Namun yang membuat kasus kali ini adalah, sang artis tertangkap tepat saat sedang di salah satu hotel bersama costumer nya di Surabaya. Terkait berita tersebut, pada artikel kali ini akan dibahas seputar daftar prostitusi online. daftar prostitusi online, viral tapi perlu dihindari.

Berikut ini adalah daftar beberapa aplikasi chatting yang mengundang kontroversi. Hal ini disebabkan adanya beberapa konten negatif berbau 17+. Tidak hanya pada beberapa aplikasi chat yang sifatnya privat malah sering disalahgunakan untuk mengirim konten-konten pornografi, bahkan ada juga yang memasang iklan-iklan tidak layak pada aplikasi chatting tersebut. Inilah beberapa aplikasi terkait

Daftar Aplikasi Prostitusi Online, Viral Tapi Perlu Dihindari

  1. Snapchat

Ini merupakan salah satu aplikasi chat yang cukup populer termasuk di Indonesia. Pada aplikasi ini sang pengguna bisa men-share foto, video atau rekaman yang akan bisa dilihat oleh semua kontak yang ada di snapchat tersebut. Atau bisa di share secara privat hanya pada beberapa kontak saja. Pengguna snapchat bisa mengisi username serta memasang foto profil. Ada juga fitur yang bisa digunakan untuk mengatur jangka waktu file bisa di lihat. Biasanya bisa diatur 5 detik hingga 10 detik, setelah file akan terhapus secara otomatis. Jadi tidak bisa dibuka atau dimainkan lagi. Aplikasi chat ini memang terkenal sangat privat. Jadi tak jarang para pengguna bisa mengirim konten-konten tidak senonoh seperti foto bugil secara bebas. Hal inilah yang membuat aplikasi ini menjadi kontroversial.

  1. Tinder

Aplikasi chat ini cukup populer terutama dikalangan para jomblo. Hal ini tidak mengherankan, karena aplikasi ini merupakan media untuk bertemu dengan jodoh. Pada aplikasi ini terdapat pengaturan berupa pengaturan range umur, lokasi jarak pencarian, serta gender yang diinginkan. Terdapat pula berupa swipe right yang berarti suka dan swipe left yang berarti tidak suka, atau bisa untuk lanjut ke pencarian lainnya. Selain itu ada hal unik yang kerap terjadi di aplikasi ini. Ada beberapa pengguna yang sengaja memasang iklan tidak pantas. Seperti, pencarian pegawai untuk cafe, atau pencarian dancer club yang sexy. Hal buruk dari penyalahgunaan aplikasi ini adalah pencarian pasangan sesaat, seperti friend with benefit atau one night stand.

  1. WeChat

Ini merupakan salah satu aplikasi chat yang sempat populer di Indonesia. Aplikasi buatan china ini populer terutama dikalangan anak muda. Wechat memiliki fitur pencarian teman yang sangat mudah yaitu shake ponsel user dengan user lainnya. Pengguna juga bisa menyimpan kontak milik user lainnya. Kepopuleran aplikasi ini tidal bertahan lama, karena sudah terganti dengan aplikasi chat yang lain. Selain itu aplikasi sering disalahgunakan untuk media penipuan serta chat yang mengandung unsur dewasa.

  1. BIGO live

Aplikasi ini sangat populer di daerah asia, termasuk di Indonesia. Aplikasi ini bisa digunakan pada smrthphone androit atau iOS. Pendaftaran user untuk aplikasi ini sangat simpel dan mudah. Aplikasi menarik karena para user bisa mengumpulkan banyak diamond yang nantinya bisa ditukarkan dengan uang cash. Namun aplikasi ini diblokir oleh pihak Depkominfo karena terbukti memuat konten berbau 17+.

  1. Yahoo messenger

Aplikasi chat yang satu ini adalah keluaran dari pihak yahoo. Jadi untuk bisa menggunakan aplikasi ini user harus memiliki email di yahoo terlebih dahulu. Selain untuk chatting aplikasi ini juga dilengkapi dengan beberapa emotikon menarik dan lucu. Bisa juga untuk mengirim file. Ada juga fitur video chat. Aplikasi ini sempat populer di Indonesia. Namun sekali lagi masih ada pihak-pihak tidak bertanggung jawab yang menyalah gunakan aplikasi ini. Seperti untuk media penipuan, prostitusi online, atau hanya untuk menyebarkan konten pornografi atau pornoaksi.

Nah, itulah beberapa aplikasi yang menjadi kontroversi. Sebenarnya aplikasi tersebut tidak akan berdampak negatif jika digunakan secara bijak. Akibat perbuatan pihak-pihak tidak bertanggung jawab aplikasi tersebut dijadikan media untuk hal-hal negatif termasuk prostitusi online. Oleh karena itu, kita sebagai konsumen harus bisa menggunakan aplikasi medsos dengan bijak.

Artikel Terkait: