Apa itu AGESA pada Prosesor Ryzen?

Apa itu AGESA pada Prosesor Ryzen?

Share

Agesa merupakan singkatan dari AMD Generic Encapsulated Software Architecture. AGESA adalah sebuah firmware khusus yang berisi berbagai macam fungsi dan feature untuk prosesor AMD dengan arsitektur x64. Update AGESA dari AMD akan didistribusikan pada setiap vendor motherboard. Para vendor motherboard ini akan menerapkan update AGESA melalui update BIOS pada masing-masing tipe motherboard rancangan mereka. Update AGESA berfungsi untuk meningkatkan kinerja core, memory controller, dan infinity fabric yang terdapat pada prosesor Ryzen. Umumnya terjadi peningkatan pada kinerja prosesor dan peningkatan clock speed RAM. Kedua hal ini akan dengan mudah kalian rasakan setelah update AGESA. Pastikan motherboard kalian menggunakan BIOS dengan update AGESA terakhir untuk menjamin kestabilan dan peningkatan performa prosesor Ryzen kalian.

Untuk beberapa pengguna komputer yang masih awam, update atau flash BIOS merupakan hal yang tidak mudah. Untuk itu, Ulasan ID memberikan langkah-langkah mudah untuk melakukan update BIOS sekaligus AGESA yang umumnya diterapkan oleh vendor motherboard. Kalian membutuhkan sebuah flash disk atau pen drive untuk update BIOS. Berikut langkah-langkahnya:

  1. Pastikan kondisi listrik dirumah aman dan tidak ada rencana pemadaman bergilir. Penggunaan UPS atau uninterruptible power supply sangat diaanjurkan.
  2. Download file BIOS terakhir sesuai tipe motherboard kalian dari website masing-masing vendor.
  3. Ekstrak file tersebut dan masukkan seluruh isi folder BIOS terbaru ke flash disk.
  4. Restart komputer kalian dan masuklah ke pengaturan BIOS dengan menekan tombol Del atau Delete saat komputer kembali menyala.
  5. Cari pilihan untuk update atau flash BIOS pada pengaturan. Lalu pilih file BIOS terbaru dari flash disk kalian.
  6. Saat update BIOS berlangsung, komputer kalian akan melakukan restart beberapa kali. Tunggu hingga kalian masuk ke tampilan sistem operasi (Windows) kembali.
  7. Setelah BIOS selesai di-update, umumnya semua setting BIOS akan menjadi default kembali. Kalian harus mengatur kembali BIOS kalian seperti semula untuk mendapatkan setting performa tertinggi.
  8. Kegagalan dalam update BIOS bisa menyebabkan motherboard kalian tidak dapat digunakan. Kalian perlu membawanya ke service center untuk mengganti IC BIOS baru. Jika kalian menggunakan motherboard dengan fitur Dual Bios, maka kalian dapat mengembalikan atau flash ulang BIOS utama kalian.

 

Artikel Terkait: