Cara Mengganti Thermal Paste Prosesor

Cara Mengganti Thermal Paste Prosesor

Share

Prosesor yang telah lama dipakai umumnya memiliki suhu lebih tinggi dibandingkan pada saat awal penggunaan. Panas yang berlebih pada prosesor akan menyebabkan performa yang dihasilkan oleh prosesor tidak akan maksimal. Hal ini disebabkan oleh penumpukan debu pada heat sink fan prosesor dan habisnya masa pakai thermal paste. Thermal paste adalah sebuah campuran bahan yang bersifat liat, tidak konduktif terhadap listrik, dan mudah menghantarkan panas. Kegunaan thermal paste adalah mengisi ruang kosong atau pori-pori super kecil pada logam heat sink dan integrated heat spreader atau IHS pada prosesor. Umumnya thermal paste berbahan utama silikon, sehingga kalian harus menggunakan thermal paste sesedikit mungkin agar transfer panas dari prosesor ke heat sink dapat lebih efektif. Thermal paste bukan berfungsi untuk membuat dingin prosesor, jadi jangan menaruh thermal paste terlalu banyak dan pola yang aneh-aneh.

UlasanID akan membahas trik yang efisien untuk mengganti thermal paste agar komputer kalian dapat bekerja dengan performa maksimal. Berikut langkah-langkah untuk mengganti thermal paste:

  1. Nyalakan komputer, lalu jalankan program benchmark atau stress test CPU selama 5 menit, lalu matikan. Hal ini akan membuat thermal paste lebih mudah dibersihkan.
  2. Lepaskan pin power kipas HSF prosesor kalian.
  3. Lepaskan kunci heat sink dari motherboard sesuai panduan, jika kalian menggunakan HSF aftermarket.
    Untuk HSF standar prosesor AMD socket FM2+ atau AM3+ dengan bracket: tarik tuas, lalu lepaskan pengait pada kedua sisi. Jangan takut untuk menekan lebih kuat, karena kait HSF memiliki model seperti jungkat-jungkit.
    Untuk HSF standar prosesor AMD socket AM4: putar keempat sekrup menggunakan obeng plus (+) untuk melepaskan HSF.
    Untuk HSF standar prosesor Intel: putar keempat pin, lalu tarik sedikit keatas.
  4. Lepaskan heat sink dari motherboard dengan perlahan. Untuk prosesor AMD dengan bracket (model FM2+ atau AM3+), biasanya prosesor kan menempel pada heat sink dan terlepas dari socket. Jika hal ini terjadi, kalian dapat melepaskan prosesor yang menempel pada heat sink dengan bantuan obeng minus (-) untuk mendorong prosesor dari heat sink. Jika kalian menggunakan prosesor AMD Ryzen atau Intel, heat sink yang melekat pada prosesor dapat kalian akali. Tekan sedikit heat sink, lalu putar secara perlahan searah jarum jam.
  5. Setelah heat sink terlepas, gunakan tissue atau micro fiber yang telah diberi alkohol 70% untuk membersihkan sisa thermal paste yang masih menempel pada prosesor dan heat sink.
  6. Gosok permukaan prosesor dan heat sink secara perlahan menggunakan tissue hingga tidak ada noda abu-abu atau thermal paste tertinggal.
  7. Pasang kembali prosesor kalian pada socket motherboard. Lalu beri thermal paste  sebesar biji jagung di tengah permukaan prosesor. Pastikan kalian menggunakan thermal paste berkualitas. Kalian tidak perlu meratakan thermal paste, karena thermal paste akan rata dengan sendirinya dengan tekanan heat sink yang akan dipasang.
    Perataan thermal paste beresiko untuk membuat gelembung udara pada thermal paste saat heat sink terpasang, jadi hindari perataan thermal paste dengan alat apapun.
  8. Letakkan heat sink diatas prosesor dan pasang kunci heat sink pada bracket motherboard. Untuk socket FM2+ atau AM3+ kalian harus mengaitkan kait tanpa tuas terlebih dahulu, lalu tekan kait sisi lainnya hingga terkunci, lalu dorong tuas untuk mengunci. Untuk socket AM4, kalian harus mengencangkan sekrup dengan urutan kiri atas, kanan bawah, kanan atas, lalu kiri bawah. Pengencangan dengan metode menyilang ini membuat thermal paste akan menyebar merata. Metode ini juga berlaku untuk socket prosesor Intel.
  9. Pasangkan pin power kipas HSF pada motherboard untuk menyelesaikan.

Artikel Terkait: