Prosesor Mana Sih yang Bagus AMD Ryzen Vs Intel Core

Prosesor Mana Sih yang Bagus AMD Ryzen Vs Intel Core

Share

Saat ini terdapat 2 merek pilihan utama untuk prosesor PC Desktop dan Laptop. Pilihan prosesor tersebut adalah Intel dan AMD. Kedua merek ini memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing dalam berbagai sisi. Intel dan AMD juga memiliki fanbase masing-masing yang menggunakan kelebihan utama pada setiap merek prosesor. Mari kita lihat perbandingan kelebihan dan kekurangan masing-masing prosesor dari berbagai sisi.

 

Hadirnya prosesor AMD Ryzen pada awal tahun 2017 dengan berbagai terobosan dan harga yang terjangkau membuat persaingan antara Intel dan AMD semakin seru. AMD Ryzen mengutamakan performa multicore dan kemampuan overclock dengan batasan yang minimal. Semua prosesor AMD Ryzen dapat di-overclock menggunakan semua jenis motherboard socket AM4 kelas menengah ke atas, yaitu mulai dari chipset B350.

 

Selain itu, peningkatan performa multicore dan kemampuan Ryzen 3 dan Ryzen 5 membuat Intel meningkatkan jumlah core pada Intel Core Gen ke-8. Intel membuat prosesor seri pentium menjadi Dual Core 4 Thread seperti Core i3 sebelum generasi ke-8. Lalu, Intel Core i3 menjadi Quad Core dari Dual Core 4 Thread pada generasi sebelumnya. Intel Core i5 menjadi 6 core dengan Turbo Boost. Serta Core i7 menjadi 6 core 12 thread dengan kemampuan Turbo Boost dan Hyper Threading. Saat ini Intel juga mengembangkan prosesor Intel Core generasi ke-9 dengan beberapa prosesor memiliki opsi tanpa iGP seperti Ryzen dengan harga yang terjangkau.

Perbandingan Harga

Prosesor AMD Ryzen memiliki harga yang murah dibandingkan prosesor Intel Core sekelas. Untuk kelas terendah untuk prosesor Quad Core, AMD Ryzen 3 1200 dengan harga Rp 1.400.000 merupakan pilihan terbaik, sedangkan Intel hanya menyediakan seri Pentium pada harga Rp 1.150.000. Intel Core i3-8100, memiliki harga Rp 2.000.000. Sedangkan pada kelas menengah untuk prosesor 6 Core, AMD Ryzen 5 2600 dengan harga Rp 2.700.000 dan Intel Core i5-8400 dengan harga Rp 3.100.000. Lalu pada kelas konsumer tertinggi terdapat perbedaan jumlah core pada AMD Ryzen dan Intel Core, yaitu AMD Ryzen 7 2700 dengan 8 core dan 16 thread memiliki harga Rp 4.600.000 dan Intel Core i7-8700 dengan 6 core dan 12 thread memiliki harga Rp 5.400.000. Tentunya kalian harus memilih prosesor sesuai dengan budget kalian dan mendapatkan perbandingan performa dan harga yang paling baik.

Perbandingan Performa

Intel memiliki prosesor dengan performa single core yang tinggi dan mampu menjalankan berbagai macam software dengan stabil. Sedangkan AMD Ryzen memiliki kemampuan multi core yang sangat tinggi, namun untuk beberapa software harus dilakukan pengaturan untuk mendapatkan performa maksimal. Sebagai perbandingan, kita dapat menggunakan CPU benchmark untuk prosesor Intel Core i5-8400 dan AMD Ryzen 5 2600 tanpa di-overclock.

Intel Core i5-8400

  • Single Core: 2336
  • Multi Core: 11629

AMD Ryzen 5 2600

  • Single Core: 2007
  • Multi Core: 13529

 

Prosesor AMD Ryzen memiliki keistimewaan tersendiri, yaitu kemampuan overclocking semua prosesor Ryzen dengan motherboard kelas B350 ke atas. Sedangkan pada Intel Core, kemampuan overclocking hanya dimiliki oleh prosesor dengan suffix K, seperti Intel Core i3-8350K dengan motherboard ber-chipset Z370 dan Z390 saja. Kemampuan overclock ini setidaknya akan meningkatkan performa dari prosesormu hingga 10%.

Kesimpulan

Prosesor AMD Ryzen memiliki harga yang lebih terjangkau dibandingkan prosesor sekelas dari Intel. Jika kalian membutuhkan prosesor untuk tujuan multithreading seperti rendering video, streaming, dan sebagainya, AMD Ryzen wajib kalian pertimbangkan. Seluruh prosesor AMD Ryzen tidak memiliki iGP, sehingga kalian juga membutuhkan graphic card yang sesuai dengan kebutuhan kalian. Overclocking pada prosesor AMD Ryzen juga dipengaruhi oleh kualitas motherboard dan “silicon lottery” dari prosesor itu sendiri. Jika kalian beruntung, kalian akan mendapatkan clock yang lebih tinggi dibanding rata-rata. Kelemahan dari prosesor AMD Ryzen ini adalah untuk mencapai performa optimal, kalian harus melakukan beberapa setting pada BIOS ataupun pada program yang kalian jalankan. Biasanya Ryzen membutuhkan optimalisasi pada RAM untuk memory clock dan timing serta power option pada Windows harus diatur pada “High Performance”

Prosesor Intel Core memiliki kestabilan untuk semua jenis pemakaian, mulai dari penggunaan perkantoran, gaming, hingga editing video. Kemampuan multi threadyang lebih rendah dibandingkan prosesor AMD Ryzen, dapat ditangani oleh prosesor Intel dengan kemampuan single thread yang jauh lebih tinggi. Kemampuan prosesor single thread sangat diperlukan untuk menjalankan berbagai macam program sehari-hari seperti internet browser, game non-open world, Microsoft Office, dan sebagainya. Prosesor Intel umumnya tidak memerlukan pengaturan tambahan untuk mencapai performa optimal. Kalian cukup memilih opsi Intel XMP agar memory berjalan pada kecepatan maksimum. Prosesor Intel dengan suffix K dapat di-overclock sehingga kalian dapat melakukan berbagai macam optimalisasi pada performa CPU dan RAM. Jika kalian membutuhkan prosesor yang tidak ribet dengan berbagai macam pengaturan dan performa yang stabil untuk berbagai jenis progam, prosesor Intel adalah pilihan utama kalian.

Artikel Terkait: