Perbedaan Kecepatan SSD NVMe, SATA, dan Hard Disk

Perbedaan Kecepatan SSD NVMe, SATA, dan Hard Disk

Share

Keberadaan SSD NVMe dengan harga yang semakin terjangkau. Pada bulan April 2019 kalian bisa mendapatkan SSD NVMe dengan harga sekitar 600 ribuanm Rupiah. Sedangkan, SSD SATA bisa kalian dapatkan mulai harga 300 ribuan Rupiah. Namun, beberapa sistem komputer tidak dapat menggunakan SSD NVMe secara langsung. Karena SSD NVMe menggunakan konektor M.2 yang jarang ditemui pada motherboard lama. SSD biasa, berbentuk seperti hard disk laptop berukuran 2.5 inch. SSD ini menggunakan konektor kabel SATA. Hal ini membuat SSD 2.5″ lebih umum digunakan. Karena semua motherboard mempunyai konektor SATA II untuk motherboard lama (2010 ke bawah) atau SATA III (tersedia hingga sekarang). Sedangkan hard disk tersedia dengan ukuran 2.5″ dan 3.5″. Umumnya hard disk 2.5″ memiliki kecepatan 5400 RPM dan digunakan pada laptop. Sedangkan hard disk 3.5″ memiliki kecepatan 7200 RPM dan digunakan pada PC desktop. Lalu apa yang membedakan tipe SSD NVMe, SATA, dan hard disk biasa dari segi kegunaan?

SSD NVMe

Memiliki kecepatan paling tinggi saat ini. Karena bekerja dengan koneksi PCI Express x4 atau x2 (pada SSD NVMe low end/ lama). SSD NVMe umumnya menggunakan form factor atau bentuk M.2 2280. Dimana M.2 menunjukan tipe colokan atau konektor dan angka 2280 menunjukkan PCB dengan lebar 22 milimeter dan panjang 80 milimeter. Sedangkan SSD NVMe dengan konektor PCI Express yang berbentuk seperti graphic card saat ini sudah jarang ditemui. SSD NVMe berguna sebagai boot drive dan penyimpanan data yang membutuhkan loading time cukup lama. Jika kalian menggunakan SSD NVMe berukuran 240 GB atau lebih dan bermain game single player yang memiliki loading time cukup lama, kalian dapat menaruh game data pada SSD ini.

Contoh Benchmark SSD NVMe PCIe x4

SSD SATA

SSD ini tersedia dalam bentuk 2.5 inch dengan konektor kabel SATA atau bentuk PCB M.2 2280. SSD 2.5″ sama dengan hard disk yang digunakan laptop dan menggunakan kabel yang sama seperti hard disk biasa pada PC desktop. Sehingga banyak orang menggunakan SSD SATA berukuran 2.5″ pada laptop maupaun PC desktop. Jika kalian menggunakan motherboard model tahun 2017 ke bawah yang tidak memiliki konektor M.2. Kalian bisa memilih SSD 2.5″ sebagai opsi upgrade dari hard disk. Untuk varian SSD SATA M.2, pastikan motherboard kalian memiliki slot M.2 dengan koneksi SATA. Kecepatan antara SSD 2.5″ SATA dan M.2 SATA tidak berbeda. Namun, jika kalian suka jeroan PC kalian rapi tanpa banyak kabel, SSD M.2 SATA adalah pilihan utama.

Contoh Benchmark  SSD M.2 SATA

Hard Disk

Hard disk tersedia dalam ukuran  2.5″ dengan kecepatan 5400 RPM dan 3.5″ dengan kecepatan 7200 RPM. Hard disk menggunakan kabel SATA untuk bekerja, sehingga kalian harus pintar-pintar mengatur kabel agar PC kalian rapi. Saat ini hard disk sudah tidak relevan lagi digunakan untuk penyimpanan utama atau sebagai boot drive. Namun, hard disk sangat berguna untuk menyimpan data dalam jumlah besar. Kalian dapat meningkatkan performa PC kalian tanpa mengorbankan penyimpanan data dengan menggunakan SSD sebagai boot drive dan HDD sebagai penyimpanan data atau game.

Contoh Benchmark  HDD 7200 RPM

 

Contoh Benchmark  HDD 5400 RPM

Artikel Terkait: