Plus Minus Liquid AIO Cooler

Plus Minul Liquid AIO Cooler

Share

Saat ini, Liquid AIO Cooler, mulai digandrungi  oleh para banyak pengguna PC gaming.  Hal ini,  disebabkan karena harga AIO cooler saat ini cukup terjangkau. Liquid AIO Cooler biasanya menggunakan radiator berukuran 120mm (1 kipas) atau 240mm (2 kipas) untuk melepaskan panas. Semakin besar ukuran radiator, maka akan semakin baik kemampuan pendinginannya (max TDP yang dapat ditangani meningkat). Radiator ini juga berfungsi sebagai penampung cairan yang dipergunakan untuk mentransfer panas dari prosesor ke radiator. Umumnya AIO cooler tidak memiliki reservoir atau penampung cairan.Lalu, pada bagian water block yang menempel pada prosesor umumnya dilengkapi dengan sebuah water pump mini yang berfungsi untuk mengalirkan cairan. Pada water block ini, terdapat sirip-sirip kecil yang terbuat dari tembaga yang  berguna untuk memindahkan panas dari plat tembaga yang menempel pada prosesor ke cairan. Berikut keunggulan dan kekurangan AIO cooler sebagai bahan pertimbangan kalian untuk membelinya:

Keunggulan Liquid AIO Cooler:

  • Cocok untuk PC dengan ukuran casing yang mini dan sempit
  • Kemampuan pendinginan yang lebih baik daripada air cooler biasa
  • Desain water block umumnya sangat keren dengan efek RGB
  • PC terlihat sangat rapi
  • Dapat digunakan untuk casing low profile atau tipis

Kekurangan Liquid AIO Cooler:

  • Resiko kebocoran pada selang
  • Lebih berisik (water pump dan kipas radiator harus selalu bekerja)
  • Water pump memiliki umur penggunaan yang terbatas
  • Jika terjadi kerusakan pada salah satu komponen hampir tidak mungkin diperbaiki
  • Terjadinya “cavitation” atau terbentuknya gelembung udara pada water pump yang dapat membuat suara water pump menjadi bising

Artikel Terkait: